Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 2 Jun 2025 19:11 WITA

Dispar Kukar Kembangkan Rute Wisata Terpadu di Hulu Mahakam, Libatkan Komunitas Lokal Dorong Pariwisata Berkelanjutan


Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta Perbesar

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) tengah merancang sebuah terobosan dalam pengembangan pariwisata melalui pembentukan rute wisata terpadu di kawasan Hulu Mahakam. Inisiatif ini dirancang untuk menghubungkan sejumlah destinasi unggulan di wilayah pedalaman Kukar, dengan mengedepankan keunikan alam dan budaya lokal.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada promosi wisata, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal melalui kemitraan strategis bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Wilayah seperti Kedang Ipil, Pela, Danau Semayang, dan Kota Bangun III memiliki daya tarik luar biasa. Kami ingin mengemas semuanya dalam satu paket perjalanan agar wisatawan bisa menjelajahi berbagai kekayaan Kukar dalam satu kunjungan,” ujar Ridha belum lama ini.

Program ini menitikberatkan pada kolaborasi antardesa dan pelibatan komunitas sebagai ujung tombak pelayanan dan pelestarian destinasi. Dispar Kukar telah mulai melakukan koordinasi dengan berbagai pihak lokal untuk memetakan rute, menyusun jadwal perjalanan, dan menyiapkan fasilitas pendukung seperti penginapan, transportasi, dan sentra kuliner.

Ridha menambahkan, konsep wisata yang diusung tidak hanya bersifat rekreatif, namun juga edukatif dan partisipatif. Para pengunjung akan diajak merasakan suasana autentik kehidupan masyarakat lokal, menjelajahi ekowisata perairan dan hutan, hingga menyaksikan langsung tradisi budaya yang masih lestari.

“Kami ingin wisatawan tidak sekadar melihat, tapi benar-benar berinteraksi dan memahami nilai-nilai lokal. Ini juga menjadi upaya membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dan budaya,” ungkapnya.

Paket wisata terpadu ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, mendorong pertumbuhan UMKM berbasis pariwisata, serta meningkatkan kapasitas masyarakat lokal melalui pelatihan dan pendampingan. Saat ini, penyusunan teknis masih berlangsung dan ditargetkan dapat diluncurkan dalam waktu dekat.

Dengan langkah ini, Dispar Kukar optimistis dapat memperkuat posisi Kukar sebagai destinasi alternatif unggulan yang mampu bersaing di kancah nasional.

“Kukar memiliki segalanya — alam yang memesona, budaya yang kaya, dan masyarakat yang siap berkembang. Kini tugas kami mengemas itu semua menjadi pengalaman yang menarik dan berkesan bagi wisatawan,” pungkas Ridha.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Museum Mulawarman Jadi Kanvas Digital, Legenda Putri Karang Melenu Tampil lewat Video Mapping

7 Agustus 2026 - 15:17 WITA

video mapping Putri Karang Melenu

11 Pengendara Ditindak, 12 Motor Ditahan dalam Penertiban Balap Liar di Poros Tenggarong–Samarinda

7 Agustus 2026 - 15:06 WITA

balap liar Tenggarong–Samarinda

Dua Orang Diselamatkan dari Sungai Mahakam di Tenggarong, Satu Sempat Tak Sadarkan Diri

6 Agustus 2026 - 22:53 WITA

penyelamatan di Sungai Mahakam Tenggarong

Savana Musiman di Danau Semayang Kembali Muncul, Wisatawan Berburu Sunset

6 Agustus 2026 - 15:09 WITA

savana musiman di Danau Semayang

50 Meter Jalan Poros Desa Batuq Ambruk, Akses Utama Warga Terputus

6 Agustus 2026 - 14:59 WITA

jalan poros Desa Batuq ambruk

Polisi Geledah Rumah di Tenggarong, Laptop dan Dua Map Dibawa

6 Agustus 2026 - 00:34 WITA

penggeledahan rumah di Tenggarong
Trending di Hukum - Kriminal