Menu

Mode Gelap

DP3A Kutai Kartanegara · 9 Jul 2024 12:56 WITA

DP3A Kukar Sebut Marjinalisasi Perempuan Masih Sering Terjadi


Teks foto : Kepala DP3A Kukar, Bambang Arwanto (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Teks foto : Kepala DP3A Kukar, Bambang Arwanto (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA –  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menyoroti maraknya marjinalisasi perempuan di kalangan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala DP3A, Bambang Arwanto.

Ia mengatakan pandangan bahwa perempuan memiliki kedudukan yang lebih rendah dari laki-laki memang merupakan salah satu dampak dari budaya patriarki yang kuat di beberapa daerah. Pandangan ini tidak produktif bagi pembangunan, karena menghalangi perempuan untuk berpartisipasi secara penuh dan setara dalam berbagai bidang kehidupan.

“Narasi bahwa perempuan dan laki-laki harus sejajar adalah isu penting yang diangkat oleh pemerintah nasional. Ketika perempuan tidak memiliki kedudukan yang sama dengan laki-laki, ini berdampak negatif pada ekonomi, menyebabkan ketidakseimbangan dalam pertumbuhan ekonomi antara perempuan dan laki-laki,” ujar Bambang.

Padahal, diketahui bersama bahwa ekonomi kecil banyak digerakkan oleh perempuan, dengan hampir 50% dari sektor ini dijalankan oleh perempuan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberdayakan perempuan agar mereka dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan ekonomi.

“Kesetaraan gender bukan hanya masalah keadilan sosial, tetapi juga kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif,” kata Bambang.

Oleh karena itu, guna mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan, Bambang menyebutkan ada beberapa langkah yang bisa diambil, diantaranya Edukasi dan Pelatihan, Kebijakan dan Peraturan dan Pemberdayaan Komunitas

“Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung bagi perempuan. Ini tidak hanya akan membantu perempuan mencapai potensi penuh mereka, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih adil dan merata,” sebutnya.

“Upaya untuk kesetaraan gender harus terus dilanjutkan dengan komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil,” pungkas Bambang. (adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DP3A Kukar Gelar Jambore Anak sebagai Apresiasi dan Persiapan Agen Perubahan Masa Depan

28 Oktober 2024 - 13:24 WITA

DP3A Yakin Bisa Wujudkan Pembangunan Berbasis Data Gender dan Anak di Kukar

28 Oktober 2024 - 11:58 WITA

DP3A Kukar Gelar Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak untuk Wujudkan Pembangunan Responsif Gender

28 Oktober 2024 - 11:57 WITA

DP3A Kukar Gelar Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak Tahun 2024

28 Oktober 2024 - 11:55 WITA

DP3A Kukar Gelar Program Pencegahan Kekerasan, Penelantaran, dan Eksploitasi Anak

26 Oktober 2024 - 15:12 WITA

DP3A Kukar Perkuat Jaringan Desa untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan

26 Oktober 2024 - 15:01 WITA

Trending di DP3A Kutai Kartanegara