Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 12 Des 2023 16:30 WITA

DP3A Kukar Standarisasi Lembaga Pengasuhan Alternatif dan Taman Ramah Anak


DP3A Kukar Standarisasi Lembaga Pengasuhan Alternatif dan Taman Ramah Anak Perbesar

ilustrasi
TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kualitas lembaga pengasuhan alternatif dan infrastruktur ramah anak di daerah ini. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan dan penelantaran anak seperti yang pernah terjadi di Samarinda beberapa tahun lalu.

Jabatan fungsional kemasyarakatan DP3A Kukar, Saipul Anwar, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan standarisasi terhadap lembaga pengasuhan alternatif yang ada di Kukar, seperti tempat penitipan anak, panti asuhan, dan rumah singgah. Standarisasi ini meliputi aspek legalitas, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dan pelayanan.

“Kita ingin memastikan bahwa tempat penitipan anak itu betul-betul diawasi, baik oleh pihak lembaga maupun oleh pihak kami. Kita ingat peristiwa Yusuf di Samarinda itu jangan sampai terulang di Kukar. Nah, maka ada standarisasi lembaga pengasuhan alternatif itu,” ujar Saipul, Jumat (8/12/2023).

Saipul menambahkan, selain standarisasi lembaga pengasuhan alternatif, DP3A Kukar juga berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur ramah anak di ruang publik, seperti taman, lapangan, dan tempat bermain. Ia mengapresiasi peran dunia usaha yang telah membantu membangun taman-taman di Kukar, namun ia juga menekankan pentingnya memenuhi standar ramah anak.

“Di Kukar ini banyak taman-taman yang sudah dibangun oleh pihak swasta, ini artinya dunia usaha membantu membuat taman. Tapi, adakah taman yang ramah anak di ruang publik? Ada contohnya taman pintar dan taman Ulin ini sudah di standarisasi,” tuturnya.

Menurut Saipul, infrastruktur ramah anak harus memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, keterjangkauan, dan keberagaman. Ia berharap, dengan adanya infrastruktur ramah anak, anak-anak di Kukar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, sehat, dan bahagia.

“Kita ingin anak-anak di Kukar merasa dihargai, dihormati, dan dilindungi. Kita ingin anak-anak di Kukar memiliki kesempatan yang sama untuk bermain, belajar, dan berkreasi. Kita ingin anak-anak di Kukar menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter,” pungkasnya. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tekan Dampak PHK, Pemkab Kukar Dorong Peningkatan Kompetensi Pencari Kerja

6 Oktober 2026 - 22:25 WITA

Kebakaran 75 Bangunan, DPRD Kukar Dorong Jaringan Hidran di Permukiman Padat

6 Oktober 2026 - 16:56 WITA

DPRD Kukar Evaluasi Fasilitas Pencegahan Kebakaran Usai 75 Bangunan Terbakar

6 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Mitigasi Pascakebakaran, Pemkab Kukar Petakan Akses Jalan dan Titik Hidran

6 Oktober 2026 - 16:51 WITA

Pemkab Kukar Pastikan Korban Kebakaran Jalan Alimudin Dapat Penanganan

6 Oktober 2026 - 16:47 WITA

Pabrik Rumput Laut Muara Badak Belum Beroperasi, Kukar Siapkan Rp10 Miliar untuk Fasilitas Pendukung

5 Oktober 2026 - 21:40 WITA

Trending di Advertorial