Menu

Mode Gelap

Advertorial · 18 Sep 2023 17:37 WITA

DPRD Mamuju Tengah Kunker ke Kukar Untuk Konsultasi Raperda Pajak dan Retribusi Daerah


DPRD Mamuju Tengah Kunker ke Kukar Untuk Konsultasi Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Perbesar

Suasana Pertemuan DPRD Kukar dan DPRD Mamuju Tengah di ruang Banmus DPRD Kukar (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), pada Senin (18/9/2023).

Adapun kunjungan kerja (Kunker) DPRD Mamuju Tengah ke DPRD Kukar dalam rangka untuk pembahasan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah. Rapat dengar pendapat (rdp) berlangsung di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar.

Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid mengatakan kunjungan DPRD – Pemkab Mamuju Tengah ini untuk berkonsultasi dalam rangka penyempurnaan pansus pajak dan retribusi daerah Mamuju Tengah.

“Mereka datang kesini karena Kukar menjadi acuan mereka sekaligus sharing informasi terkait permasalahan pajak, ” ujar Rasid.

Seperti yang dijelaskan tim dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar kepada DPRD – Pemkab Mamuju Tengah itu sudah jelas semuanya. Jadi tinggal bagaimana Pemkab – DPRD Mamuju Tengah meramu itu untuk daerahnya.

“Kita selama ini mencoba memaksimalkan pendapatan yang ada di Kukar baik itu sektor ekonomi bawah maupun yang berkaitan dengan pajak- pajak perusahaan, kendaraan yang ada di Kukar, itu semua dikelola dengan sangat baik, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Mamuju Tengah, Arsal Aras mengatakan Pemkab Mamuju Tengah telah melahirkan Perda tersebut. Maka dari itu DPRD Mamuju Tengah diberikan deadline hingga Januari untuk mengesahkan dan sudah masuk tahap finalisasi.

Namun sebelum pengesahan ada baiknya untuk melihat bagaimana penerapan Pajak dan Retribusi Daerah. Makanya DPRD bersama Pemkab Mamuju Tengah memilih Kabupaten Kukar sebagai kunjungan kerja mengingat Kukar ini salah daerah yang memiliki pendapatan terbesar di Indonesia.

“Oleh karena itu kami menyebrang pulau untuk melihat seperti apa Perda retribusi yang telah dibangun disini. Dan ada beberapa perbandingan dan besar kemungkinan ada kesamaan, ” kata Arsal.

Dan ini akan segera di adaptasi ke Perda Mamuju Tengah. Mengingat kedua daerah ini ada memiliki kesamaan yaitu di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit.

“Ini sudah kita catat beberapa poin penting. Saat pulang akan kami bahas dengan Pemda dan Kukar sebagai rujukan. Akan kami bahas dengan teman-teman untuk membahas poin-poin yang perlu ditetapkan, ” tutupnya. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkiland Fest 2025 Gaungkan Musik Tingkilan ke Panggung Nasional

24 November 2025 - 11:38 WITA

Tingkiland Fest 2025

Bupati Aulia Pimpin Upacara HGN ke-80, Pemkab Kukar Tegaskan Komitmen Sejahterakan Guru

24 November 2025 - 11:34 WITA

Bupati Aulia pimpin upacara HGN ke-80

Dispar Kukar Sukses Gelar Enam Event Ekraf Sepanjang 2025

22 November 2025 - 14:45 WITA

event Ekraf Kukar

Taman Tanjong Jadi Pusat Hiburan Modern dalam Rancangan Ekraf 2026

22 November 2025 - 14:44 WITA

Taman Tanjong

Beasiswa ASN Kukar Diperluas, Fokus pada Kenaikan Jenjang Pendidikan

22 November 2025 - 14:42 WITA

beasiswa ASN Kukar

Ribuan Pekerja Sektor Riil Kukar Masuk Program Perlindungan Baru

22 November 2025 - 14:40 WITA

perlindungan pekerja sektor riil Kukar
Trending di Advertorial