Menu ✖

Mode Gelap

Pendidikan · 25 Jul 2026 14:55 WITA

Hetifah Ingatkan Lulusan STIE Tenggarong: Dunia Kerja Butuh Adaptasi, Bukan Sekadar Gelar


 Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan sambutan dalam Wisuda Sarjana Manajemen STIE Tenggarong di Hotel Grand Elty Singgasana, Sabtu, 25 Juli 2026. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan sambutan dalam Wisuda Sarjana Manajemen STIE Tenggarong di Hotel Grand Elty Singgasana, Sabtu, 25 Juli 2026. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengingatkan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tenggarong agar tidak hanya mengandalkan ijazah ketika memasuki dunia kerja.

Menurutnya, perubahan teknologi membuat kemampuan beradaptasi, kemauan terus belajar, dan integritas menjadi bekal yang sama pentingnya dengan kemampuan akademik.

Pesan itu disampaikan Hetifah dalam Wisuda Sarjana Manajemen STIE Tenggarong di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Sabtu, 25 Juli 2026.

Mengawali sambutannya, Hetifah mengajak para wisudawan menghargai perjuangan orang tua yang telah mendampingi mereka selama menempuh pendidikan.

Ia mengatakan keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi tidak hanya lahir dari kerja keras mahasiswa, tetapi juga dukungan keluarga yang kerap mengorbankan waktu dan kebutuhan lain demi pendidikan anak.

“Saya yakin kalian akan sukses di masa depan berkat doa para orang tua yang selalu mendampingi. Keberhasilan kita hari ini tidak lepas dari kerja keras orang tua,” katanya.

Namun, Hetifah mengingatkan wisuda bukan akhir dari proses belajar. Setelah meninggalkan kampus, lulusan akan berhadapan dengan perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan industri, serta persaingan kerja yang terus bergerak.

“Ijazah memang penting, tetapi dunia kerja bukan hanya membutuhkan ilmu. Kemampuan beradaptasi sangat diperlukan karena dunia digital sudah ada di depan kita,” ujarnya.

Menurut Hetifah, perkembangan teknologi dapat mengubah sebagian jenis pekerjaan yang selama ini dikenal masyarakat. Pada saat bersamaan, jenis pekerjaan dan kebutuhan keahlian baru juga akan terus bermunculan.

Karena itu, para lulusan diminta tidak berhenti memperbarui pengetahuan setelah memperoleh gelar sarjana.

“Jadilah pembelajar. Hargai orang yang terus bertumbuh, jangan malu bertanya, dan terus tingkatkan kemampuan,” pesannya.

Selain kemampuan beradaptasi, Hetifah menempatkan integritas sebagai bekal utama dalam dunia kerja maupun usaha.

Ia mengatakan tingkat pendidikan yang tinggi tidak otomatis membuat seseorang bersikap jujur dan bertanggung jawab.

“Indonesia ke depan akan diuji oleh integritas. Banyak gelar belum tentu berintegritas,” tegasnya.

Hetifah kemudian mengaitkan kualitas sumber daya manusia dengan arah pembangunan Kutai Kartanegara yang bercita-cita mengembangkan pelayanan dan tata kelola berbasis teknologi.

Menurutnya, teknologi dan infrastruktur digital tidak akan memberikan hasil tanpa didukung masyarakat yang memiliki pengetahuan, kreativitas, dan integritas.

“Bagaimana Kukar bisa menjadi smart city kalau tidak memiliki smart people,” katanya.

Ia juga mendorong lulusan STIE Tenggarong memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat, termasuk kemiskinan, kesenjangan pelayanan di sejumlah wilayah, dan persoalan lingkungan.

Kontribusi tersebut, lanjut Hetifah, tidak harus selalu dimulai melalui program besar. Lulusan dapat mengambil peran dari lingkungan terdekat melalui pekerjaan, kegiatan sosial, maupun usaha yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

Para sarjana manajemen juga didorong tidak hanya menjadi pencari kerja. Ilmu yang diperoleh selama kuliah dapat digunakan untuk mengembangkan usaha dan menciptakan kesempatan kerja baru.

Namun, bagi lulusan yang memilih bekerja sebagai karyawan, Hetifah meminta mereka tetap menjaga profesionalisme, kejujuran, dan tanggung jawab.

“Apa pun pilihan kalian nanti, jadilah pribadi yang jujur, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brida Kukar Tekankan Kelengkapan Dokumen Inovasi OPD, Jadi Penentu Penilaian Indeks Daerah

24 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Kukar Minta Hak Konsesi Pertambangan dan Alokasi Gas ke Pusat

24 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemkab Kukar Bawa TPID Raih Juara Kalimantan 4 Tahun Beruntun dan Gulirkan Kredit Kukar Idaman

24 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Karhutla di Kukar, Aulia Koordinasi dengan BNPB Minta Bantuan Helikopter

23 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Aulia Rahman Basri Tegaskan Gerakan Etam Mengaji Berlanjut, Kukar Bidik Juara Umum MTQ Kaltim

23 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pejabat Administrator dan Pengawas Kukar Dilantik, Diminta Perkuat Kinerja dan Inovasi

23 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Trending di Advertorial