Menu

Mode Gelap

PERTANIAN · 25 Mei 2026 14:23 WITA

Hewan Kurban di Kukar Diberi Tanda Sehat, Pemkab Pastikan Layak Konsumsi


Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, meninjau pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Tenggarong. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, meninjau pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Tenggarong. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Hewan kurban yang lolos pemeriksaan kesehatan di Kutai Kartanegara mulai diberi tanda khusus. Penandaan itu dilakukan Pemkab Kukar untuk memastikan sapi dan kambing yang dijual menjelang Iduladha sehat, layak dikurbankan, dan aman dikonsumsi masyarakat.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, meninjau langsung pemeriksaan hewan kurban di Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong. Monitoring tersebut dilakukan bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar serta dokter hewan.

Aulia mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang beredar di Kukar memenuhi standar kesehatan hewan sebelum diperjualbelikan kepada masyarakat.

“Kita melakukan peninjauan untuk memeriksa kondisi hewan kurban yang beredar di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini bagian dari upaya kita untuk memastikan bahwa hewan kurban yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara itu sehat dan secara standar terpenuhi standar kesehatan hewannya,” ujar Aulia.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengecek kondisi fisik dan kesehatan umum hewan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Aulia menjelaskan, hewan yang telah dinyatakan sehat kemudian diberi tanda khusus. Tanda tersebut menjadi bukti bahwa hewan sudah diperiksa oleh petugas berwenang dan layak dijadikan hewan kurban.

“Tadi kita sudah menempelkan tanda bahwa hewan tersebut sehat. Seluruh hewan kurban yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara sudah dicek oleh teman-teman dari Dinas Pertanian dan Peternakan bersama dokter hewan yang memiliki kompetensi untuk memastikan bahwa hewan ini sehat,” katanya.

Menurut Aulia, penandaan hewan sehat juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan pemeriksaan tersebut, warga diharapkan lebih tenang saat membeli dan mengonsumsi daging kurban pada Iduladha nanti.

“Mudah-mudahan dengan upaya seperti ini kita lebih memastikan lagi bahwa warga masyarakat bisa mengonsumsi hewan kurban yang baik, aman, dan sudah dinyatakan sehat oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.

Pemkab Kukar meminta masyarakat lebih teliti saat membeli hewan kurban. Selain memperhatikan ukuran dan harga, warga juga perlu memastikan hewan yang dibeli telah melalui pemeriksaan kesehatan dan memiliki tanda sehat dari petugas. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar

Sekda Kukar: Regulasi Insentif Guru Non-ASN Belum Sah Saat Program Berjalan

30 Juli 2026 - 17:19 WITA

insentif guru non-ASN Kukar

Mangkir Kerja Jadi Pelanggaran Terbanyak, 8 ASN Pemkab Kukar Diberhentikan

30 Juli 2026 - 15:40 WITA

ASN Pemkab Kukar diberhentikan

Rahmat Dermawan Bantah Walkout PDI-P Kukar atas Instruksi Pihak Luar

29 Juli 2026 - 18:55 WITA

walkout PDI-P Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru