Menu

Mode Gelap

Advertorial · 11 Nov 2025 23:51 WITA

Ketua DWP DLHK Kukar Ajak Warga Wujudkan Kebersihan dari Diri Sendiri


Ketua DWP UP DLHK Kukar, Eka Yuyun Noorliany, menyampaikan pentingnya kesadaran pribadi menjaga kebersihan lingkungan sebagai cerminan kepribadian. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua DWP UP DLHK Kukar, Eka Yuyun Noorliany, menyampaikan pentingnya kesadaran pribadi menjaga kebersihan lingkungan sebagai cerminan kepribadian. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DWP UP DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Eka Yuyun Noorliany, kembali menegaskan pentingnya kesadaran pribadi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan cerminan dari kepribadian seseorang, bukan sekadar tanggung jawab sosial.

Dalam setiap kesempatan, Yuyun tak segan menyampaikan pesan moral dengan bahasa yang sederhana namun bermakna. “Saya sering mengatakan, percuma kita tampil cantik secara fisik jika perilaku kita tidak secantik wajah kita. Orang yang membuang sampah sembarangan itu berarti belum memiliki kecantikan dari dalam diri,” ujarnya tegas.

Menurutnya, kecantikan sejati justru terlihat dari perilaku yang baik dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. “Menjaga kebersihan adalah bentuk keindahan hati. Kalau kita bisa menjaga lingkungan tetap bersih, berarti kita punya rasa peduli, dan itu yang membuat seseorang benar-benar terlihat cantik,” lanjutnya.

Yuyun juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menuntut perubahan dari orang lain, tetapi mulai dari diri sendiri. Ia menilai, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten akan berdampak besar bagi lingkungan sekitar. “Jadi mari mulai dengan menyadari diri sendiri dulu, baru kemudian menularkannya ke lingkungan sekitar,” pesannya.

Ia berharap kesadaran ini bisa menjadi budaya positif di tengah masyarakat Kukar. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kebersihan dan keindahan lingkungan bisa terwujud bukan hanya di area publik, tapi juga di rumah dan tempat kerja.

“Kalau kita semua punya kesadaran yang sama, Kutai Kartanegara tidak hanya indah dipandang, tapi juga nyaman ditinggali,” tutupnya dengan penuh optimisme. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibayar Rp800 Ribu, Kurir Sabu 1,5 Kg di Kukar Terancam Seumur Hidup

15 April 2026 - 17:07 WITA

sabu kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

PHK Tanpa Gaji dan Pesangon, Ratusan Pekerja Tambang di Kukar Diduga Jadi Korban

14 April 2026 - 17:53 WITA

4.647 Peserta PBI Dialihkan ke Kabupaten, Kukar Pertanyakan Kebijakan Pemprov

14 April 2026 - 15:01 WITA

PBI Kukar

Tanpa Naik Harga, Tempe di Tenggarong Diam-Diam Mengecil

13 April 2026 - 20:14 WITA

harga tempe

Isu “Duel” di Politik Kukar, PDIP: Kami Pilih Berlomba Layani Masyarakat

13 April 2026 - 17:10 WITA

PDIP Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru