Menu

Mode Gelap

Sosial · 26 Jan 2022 13:40 WITA

Lapas Tenggarong Inginkan Zero Narkoba


Lapas Tenggarong Inginkan Zero Narkoba Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sejak digaungkan pada tahun 2021 tentang 3 (kunci) pemasyarakatan maju dan back to basics pemasyarakatan. Seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tenggarong terus mendukung program sekaligus mewujudkan Lapas menuju Zero Narkoba. Di antaranya dengan melakukan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Selasa (25/01/2022).

Kegiatan diawali dengan sosialisasi oleh bagian seksi pembinaan narapidana kepada seluruh kepala kamar hunian yang berlokasi di aula lapas. Kepala Seksi Binapi, Ahmad Harnadi menjelaskan tentang hak dan kewajiban setiap warga binaan pemasyarakatan (WBP) termasuk didalamnya tentang larangan-larangan bagi wbp.

“Kepada seluruh WBP saya tegaskan bahwa setiap WBP yang akan bebas bersyarat maupun yang akan di usulkan penelitian kemasyarakatan (litmas) akan dilakukan tes urine,” jelasnya.

Tes urine dilakukan sebagai bagian dari program zero narkoba, Ahmad Harnadi juga menambahkan tentang sanksi yang akan diterima oleh WBP yang melanggar atau terbukti positif.

“Sanksi tegas akan kami terapkan, kami akan lakukan sidang penjatuhan hukuman disiplin dan dipastikan hukuman disiplin tingkat berat,” tambahnya.

Salah satunya WBP yang terbukti positif saat tes urine akan tercatat pada buku register F yakni buku catatan pelanggaran WBP yang akan berdampak kepada proses pemberian remisi dan program integrasi.

“Setiap WBP yang tercatat di register bisa tidak di usulkan remisi selama satu tahun,” ungkapnya.

Sementara itu dalam mendukung hal ini jajaran pengamanan juga mendapatkan penguatan tugas pokok dan fungsi yang disampaikan oleh KPLP Lapas Kelas II A Tenggarong, Yudi Hari Yanto dan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Halif Shodiqulamin.

Pada kesempatan ini, Yudi menyampaikan tentang pentingnya pendekatan humanis terhadap WBP dalam menciptakan suasana Lapas yang aman dan tertib.

“Melalui pendekatan ini, kita sampaikan kepada WBP tentang pentingnya untuk saling menjaga kondisi lapas termasuk dalam rangka pencegahan peredaran gelap Narkotika di dalam lapas,” tuturnya.

Yudi tidak ingin WBP atau bahkan petugas pengamanan terlibat dalam tindakan pidana ini. “Saya tidak ingin ada pengembangan kasus narkoba di lapas ini, pengamanan sebagai garda terdepan dalam hal pencegahan harus menjadi perhatian serius,” imbuhnya.

Selain itu sebagai langkah deteksi dini baik berupa kontrol kamar hunian secara acak dan berkala serta melakukan kontrol area beranggang.

“Langkah tersebut bertujuan sebagai upaya pencegahan terjadinya pelanggaran tata tertib WBP atau mencegah masuknya benda-benda terlarang kedalam lapas,” ujar Halif Shodiqulamin saat menyampaikan paparannya.

Pentingnya dari pelaksanaan deteksi dini adalah pelaksanaan tindakan-tindakan intelejen yang dilakukan oleh petugas untuk menggali atau mendapatkan informasi. “Sekecil apapun informasi yang didapat akan di analisa dan akan dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum lainnya sebagai bagian dari senergitas,” tambahnya.

Sementara itu Kalapas Kelas II A Tenggarong Agus Dwirijanto menyampaikan, dari rangkaian kegiatan ini adalah aksi nyata seluruh jajaran Lapas Kelas II A Tenggarong dalam mendukung terwujudnya pemasyarakatan maju dan back to basics pemasyarakatan.

“Kami berkomitmen Lapas Tenggarong zero narkoba dan kami melakukan segala upaya untuk mewujudkan itu semuanya”, pungkasnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibuka Hari Ini, Erau Adat Kutai 2026 Usung Tema “Raja Menjamu Rakyatnya”

20 September 2026 - 14:55 WITA

PKU Muhammadiyah Kukar Mulai Dibangun, Tahap Awal Fokus Satu Lantai

19 September 2026 - 16:03 WITA

Pembukaan Erau 2026 Tetap Digelar, Pemkab Kukar Antisipasi Dampak Asap

19 September 2026 - 16:01 WITA

Pelantikan 58 Pejabat Kukar Dipercepat, Camat Diminta Gerak Cepat Tangani Karhutla dan Krisis Air

18 September 2026 - 19:39 WITA

Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Tenggarong Tembus 210,5, Warga Mulai Keluhkan Gangguan Pernapasan

18 September 2026 - 15:09 WITA

Jelang Erau 2026, Pemkab Kukar Pantau Kualitas Udara dan Siapkan Penyesuaian

18 September 2026 - 13:25 WITA

Trending di Advertorial