Teks foto: Ketua DPRD Kukar Achmad Yani
okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, mengajak generasi muda menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai penyemangat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. Ia menekankan pentingnya persatuan, gotong royong, serta kreativitas pemuda dalam mendukung pembangunan Kukar.
Menurut Ahmad Yani, peran pemuda memiliki arti penting dalam menentukan arah kemajuan bangsa. Karena itu, seluruh elemen kepemudaan, mulai dari organisasi pemuda, pelajar, mahasiswa hingga komunitas masyarakat, diharapkan dapat mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Ia juga mendorong generasi muda untuk bersinergi mendukung program Kukar Idaman Terbaik yang menjadi arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Semangat Sumpah Pemuda harus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk membangun dan membesarkan bangsa dan negara. Pembangunan tidak terlepas dari kerja-kerja pemuda. Karena itu, kita berharap seluruh elemen kepemudaan dapat bergotong royong memajukan daerah,” ujarnya.
Ahmad Yani menegaskan, dukungan terhadap program pembangunan pemerintah daerah perlu diwujudkan melalui partisipasi aktif masyarakat. Namun, dukungan tersebut tetap harus diimbangi dengan kritik dan masukan yang konstruktif agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah belah, melainkan menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.
“Siapa pun pemerintah yang sedang menjalankan amanah, sudah seharusnya kita bersama-sama mendukung program pembangunan. Namun, dukungan itu tetap disertai kritik dan masukan yang membangun,” katanya.
Selain persatuan dan gotong royong, Ahmad Yani menyoroti pentingnya kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), telepon seluler, serta berbagai platform digital perlu dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menilai, kemajuan teknologi membuka peluang bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, serta meningkatkan literasi. Melalui internet dan media sosial, generasi muda dapat mengakses berbagai sumber pengetahuan sekaligus menyebarkan informasi yang mendidik.
Karena itu, Ahmad Yani mengingatkan agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang positif. Informasi yang disampaikan hendaknya mendorong kemajuan, memperkuat persatuan, dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Teknologi harus kita manfaatkan untuk hal-hal positif. Kita ambil manfaatnya dan tinggalkan hal-hal negatif. Informasi yang disebarkan hendaknya bersifat mendidik dan membangun, bukan justru sebaliknya,” tuturnya.
Di sisi lain, Ahmad Yani menyebut pembinaan generasi muda juga membutuhkan dukungan kebijakan dan anggaran yang memadai. Pembinaan tersebut berkaitan dengan berbagai sektor, termasuk pendidikan, kepemudaan, dan olahraga yang menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ia menjelaskan, pembahasan program bersama DPRD menjadi salah satu upaya untuk memastikan kebutuhan generasi muda mendapatkan perhatian. Apabila masih ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan program, evaluasi dan perbaikan perlu dilakukan, termasuk terhadap kebutuhan anggaran.
Dukungan juga diharapkan dapat diberikan kepada organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan yang menjalankan kegiatan positif di tengah masyarakat. Kegiatan yang mendorong kreativitas, memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah dinilai perlu terus dikembangkan.
Ahmad Yani berharap momentum Hari Sumpah Pemuda tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat, ia optimistis potensi generasi muda dapat terus dikembangkan untuk mendukung kemajuan Kutai Kartanegara.
Semangat persatuan, kreativitas, dan kepedulian sosial diharapkan menjadi modal penting bagi pemuda dalam menyukseskan pembangunan daerah, termasuk mendukung pelaksanaan program Kukar Idaman Terbaik secara berkelanjutan.(adv/dprdkukar/atr)










