okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melaksanakan pelatihan tata boga bertempat di Gedung BPU, Kantor Kecamatan Tenggarong, Selasa (17/9/2024), sekaligus penyerahan 75 paket alat masak kepada ibu-ibu.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang gizi keluarga, sekaligus mendorong ibu-ibu untuk memanfaatkan keterampilan yang diperoleh guna memulai usaha mandiri.
Bupati Kukar Edi Damansyah yang juga hadir pada pelatihan itu pun menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang bersedia mengikuti program ini dengan penuh antusiasme. “Kami sangat berterima kasih kepada ibu-ibu yang telah berpartisipasi dalam pelatihan ini. Kegiatan ini memang bersifat selektif, kami tidak ingin memaksakan program dari atas, tetapi lebih berdasarkan kemauan dan keinginan dari masyarakat, khususnya ibu-ibu sendiri,” ujar Bupati Edi Damansyah.
Meskipun hanya berlangsung selama satu hari, pelatihan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para peserta. “Walaupun pelatihan ini terbatas waktunya, kami berharap ibu-ibu bisa mendapatkan ilmu dasar yang nantinya bisa dikembangkan lebih lanjut. Pelatihan ini penting, terutama dalam pencegahan stunting yang terkait erat dengan asupan gizi. Selain itu, keterampilan ini juga bisa dikembangkan untuk memulai usaha yang dapat menunjang perekonomian keluarga,” tambahnya.
Edi juga menekankan bahwa pelatihan ini harus dipandang sebagai modal awal yang penting, terutama bagi ibu-ibu yang memiliki minat dan hobi di bidang kuliner atau usaha lainnya. “Jika sudah memiliki minat, pelatihan ini akan membantu mempercepat perkembangan keterampilan tersebut.”sebut Edi.
Program ini dilengkapi dengan dukungan berupa paket lengkap, mulai dari materi pelatihan hingga bantuan peralatan dasar yang dibutuhkan untuk memulai usaha. Dengan demikian, diharapkan ibu-ibu tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga dari segi gizi tetapi juga mengembangkan kemampuan wirausaha yang berkelanjutan.
Pelatihan ini merupakan salah satu langkah nyata Pemkab Kukar dalam mendukung pemberdayaan perempuan, sekaligus berkontribusi pada upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah.(adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)








