okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah semarak peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, semangat membangun daerah juga bergema. Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menegaskan dukungannya terhadap langkah Pemkab Kukar yang tengah menata ulang Pulau Kumala agar kembali menjadi ikon wisata unggulan.
“Pulau Kumala ini kebanggaan kita. Jadi bukan hanya pembangunan waterboom yang penting, tapi juga fasilitas lain seperti hotel dan taman bermain,” ujar Ahmad Yani usai memimpin Apel HUT ke-80 RI di Sekretariat DPRD Kukar, Minggu (17/8/2025).
Kawasan wisata di jantung Sungai Mahakam itu kini memasuki tahap akhir pembangunan wahana waterboom. Proyek tersebut menjadi bagian dari rencana besar revitalisasi sebagai destinasi wisata terpadu.
Ahmad Yani menilai, fasilitas yang lengkap dan menarik akan meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. “Kalau semua fasilitas diaktifkan dan dikembangkan dengan konsep modern, itu akan jadi daya tarik tersendiri. Kami di DPRD siap mendukung,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar wahana lama yang sempat tidak beroperasi, seperti kereta gantung dan menara pandang, segera difungsikan kembali. Menurutnya, pulau tersebut perlu tampil berbeda dari destinasi wisata lain di Kalimantan Timur.
“Kalau fasilitasnya sama saja, tentu tidak ada kemajuan. Pulau Kumala harus dikembangkan secara menyeluruh agar punya daya saing regional bahkan internasional,” jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin meninjau langsung progres pembangunan Pulau Kumala pada Sabtu (16/8/2025). Kunjungan itu juga membahas penambahan fasilitas seperti mobil listrik wisata dan rencana pembangunan kebun binatang mini yang akan digarap melalui program CSR PT Bayan Resources.
Pemerintah berharap revitalisasi Pulau Kumala dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif masyarakat sekitar. (adv/dprdkukar/atr)








