okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Situasi di kawasan Gunung Gandek hingga Danau Jempang, Kelurahan Melayu, mendadak ramai pada Kamis pagi (11/12/2025) setelah empat tahanan Lapas Kelas IIA Tenggarong dilaporkan melarikan diri sekitar pukul 07.00 WITA.
Keempat remaja tersebut, berusia antara 16 hingga 17 tahun, merupakan tahanan yang sedang menjalani proses hukum atas kasus pencurian. Mereka ialah FOS (17) asal Sangatta Utara, PE (16) asal Berau, AN (17) asal Muara Jawa, serta AK (16) asal Nunukan.
Jejak Pelarian Terekam CCTV Warga
Informasi kaburnya para tahanan pertama kali muncul dari rekaman CCTV milik warga di sekitar Jalan Gunung Gandek. Dalam rekaman itu terlihat empat remaja berlari melintasi permukiman menuju arah Jalan Danau Jempang. Temuan tersebut segera disampaikan ke aparat sehingga memicu upaya pengejaran.
Warga yang sedang memulai aktivitas pagi mengaku tidak menyangka kawasan mereka menjadi jalur pelarian. Banyak yang keluar rumah untuk melihat kondisi, sementara sejumlah pemuda dan pedagang ikut membantu menunjukkan arah yang diduga dilewati para tahanan.
Penangkapan Berlangsung di Dua Lokasi
Ketua RT 25 Kelurahan Melayu, Ajim, mengatakan dirinya mendapat kabar pelarian itu ketika sedang membeli sarapan.
“Saya dengar informasinya ada empat anak kabur. Dua sudah tertangkap di sebuah kafe, dan satu lagi ditangkap setelah memanjat atap rumah kosong di Jalan Danau Jempang,” ujarnya.
Hingga laporan sementara diterima, tiga tahanan telah berhasil diamankan. Dua remaja ditangkap di sebuah kafe di kawasan Gunung Gandek, sementara satu lainnya ditahan setelah mencoba kabur lewat atap rumah.
Warga yang menyaksikan proses penangkapan mengaku sempat khawatir karena para tahanan melintas di dekat rumah-rumah penduduk.
Satu Tahanan Masih Dalam Pengejaran
Hingga siang hari, petugas gabungan dari Lapas dan aparat keamanan masih melakukan penyisiran lebih luas untuk menemukan satu tahanan yang belum tertangkap.
Kepala Lapas Anak Tenggarong, Zulhendri, dikabarkan berada langsung di lapangan untuk mengoordinasikan pencarian. Pihak lapas sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait detail pelarian tersebut.
Upaya pengejaran terus dilakukan agar seluruh tahanan dapat diamankan kembali secepatnya.(atr)








