Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 7 Des 2022 16:33 WITA

Sebanyak 11 Desa di Kembang Janggut Terendam Banjir Kiriman dari Kecamatan Tabang


Kondisi banjir di Kecamatan Kembang Janggut, Kukar. (Istimewa) Perbesar

Kondisi banjir di Kecamatan Kembang Janggut, Kukar. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Mendekati akhir tahun, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sejak Jum’at (2/12/2022) lalu. Diketahui, banjir tersebut merupakan kiriman dari Kecamatan Tabang yang sebelumnya juga sempat terdampak banjir. Banjir ini lantaran tingginya intensitas yang mengakibatkan meluapnya Sungai Belayan.

Camat Kembang Janggut, Tego Yuwono mengatakan, desa yang berdekatan dengan Kecamatan Tabang yaitu Long Beleh Modang yang lebih dulu terdampak. Hingga saat ini, debit air di sekitaran bantaran sungai mencapai satu meter tingginya.

“Dalam dua tahun terakhir sudah 4 kali terdampak banjir kiriman. Tahun 2021 sebanyak dua kali, 2022 juga dua kali yaitu Bulan Januari dan Desember,” kata Tego, Selasa (6/12/2022).

Akibat dari banjir, sebanyak 7.051 jiwa dari 11 desa terkena dampaknya. Air telah masuk ke dalam rumah warga dan sekolah. Tego juga menyebutkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar juga telah turun ke lokasi banjir.

Sebanyak 7.051 jiwa dari 11 desa yang terdampak, air masuk ke dalam rumah warga maupun sekolah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar telah turun ke lokasi.

“Perahu karet disiapkan untuk mengevakuasi warga yang sakit maupun yang melahirkan, “katanya.

Tego mengungkapkan, banjir ini hanya bersifat sementara dan bertahan dalam beberapa hari. Setelah Kembang Janggut turun, maka banjir kembali merendam wilayah Kecamatan Kenohan. “Karena mereka sudah paham, masyarakat tidak ada yang mengungsi kecuali sakit,” tutupnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 396 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kebakaran Landa Desa Sebuntal, 1 Rumah Hangus Terbakar

16 Juni 2025 - 11:53 WITA

Dikabarkan Pemuda Berprofesi Sebagai Badut Terjun ke Sungai Mahakam

12 April 2025 - 23:35 WITA

RSUD AM Parikesit Evakuasi Pasien ke Gedung Baru yang Akan Difungsikan sebagai Poliklinik

24 Oktober 2024 - 22:18 WITA

Insiden Ambruknya Atap Gedung, Direktur RSUD AM Parikesit Pastikan Pasien Dievakuasi dalam Kondisi Aman

24 Oktober 2024 - 18:53 WITA

Plafon Gedung RSUD AM Parikesit Ambruk Akibat Angin Deras

24 Oktober 2024 - 17:47 WITA

Kemacetan Panjang di Jembatan Kartanegara, Akses ke RSUD AM Parikesit Tersendat

21 September 2024 - 15:46 WITA

Trending di Peristiwa