Menu

Mode Gelap

DP3A Kutai Kartanegara · 11 Sep 2024 12:43 WITA

Sekda Kukar Sunggono Dorong Penggunaan GAP dan GBS untuk Atasi Kesenjangan Gender


Teks foto :  Sekda Kukar Sunggono Perbesar

Teks foto : Sekda Kukar Sunggono

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menekankan pentingnya penggunaan alat analisis GAP (Gender Analysis Pathway) dan GBS (Gender Budgeting System) dalam mengatasi kesenjangan gender di Kabupaten Kukar.

Pernyataan ini disampaikan merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar tahun 2023, yang menunjukkan masih adanya perbedaan signifikan dalam akses layanan dan peluang antara pria dan wanita.

Berdasarkan data tersebut, tingkat partisipasi perempuan dalam angkatan kerja masih berada di angka 45%, jauh lebih rendah dibandingkan partisipasi laki-laki yang mencapai 65%. Selain itu, angka kematian ibu melahirkan di Kukar juga tercatat lebih tinggi dari rata-rata nasional, menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk intervensi sektor kesehatan yang lebih responsif terhadap gender.

“Dalam konteks ini, penggunaan GAP dan GBS menjadi sangat relevan. GAP membantu kita mengidentifikasi kesenjangan yang ada dari segi akses, partisipasi, dan manfaat dari berbagai program pemerintah. Sementara GBS memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan lebih adil dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Sunggono, Rabu (11/9/2024).

Menurutnya, melalui analisis GAP, pemerintah dapat lebih memahami hambatan yang dihadapi perempuan di daerah-daerah tertentu, misalnya dalam hal akses pendidikan atau layanan kesehatan. Temuan ini akan menjadi dasar bagi perbaikan kebijakan dan anggaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan.

“GBS memungkinkan kita mengalokasikan anggaran dengan lebih cermat, memperhatikan perspektif gender. Data pilah gender menjadi kunci, sehingga kita dapat membuat keputusan yang lebih tepat sasaran, termasuk memprioritaskan program pendidikan keterampilan bagi perempuan di daerah pedesaan,” tambahnya.

Sekda berharap, dengan penggunaan GAP dan GBS, kesenjangan gender di Kukar dapat diatasi secara signifikan, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. (adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DP3A Kukar Gelar Jambore Anak sebagai Apresiasi dan Persiapan Agen Perubahan Masa Depan

28 Oktober 2024 - 13:24 WITA

DP3A Yakin Bisa Wujudkan Pembangunan Berbasis Data Gender dan Anak di Kukar

28 Oktober 2024 - 11:58 WITA

DP3A Kukar Gelar Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak untuk Wujudkan Pembangunan Responsif Gender

28 Oktober 2024 - 11:57 WITA

DP3A Kukar Gelar Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak Tahun 2024

28 Oktober 2024 - 11:55 WITA

DP3A Kukar Gelar Program Pencegahan Kekerasan, Penelantaran, dan Eksploitasi Anak

26 Oktober 2024 - 15:12 WITA

DP3A Kukar Perkuat Jaringan Desa untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan

26 Oktober 2024 - 15:01 WITA

Trending di DP3A Kutai Kartanegara