Kadisperindag Kukar, Arfan Boma (angga/okeborneo.com)
okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar terus berupaya menekan laju angka inflasi daerah ,salah satunya dengan melakukan operasi pasar ditingkat kecamatan hingga desa.
Diungkapkan Kadisperindag Kukar Arfan Boma Pratama, operasi pasar ini akan dimulai pada tanggal 23 Oktober hingga 6 Desember. 128 titik di 20 kecamatan menjadi sasaran Pemkab Kukar pada operasi ini. Rencananya, pelaksanaan operasi pasar ini akan memiliki enam hingga tujuh titik di tiap kecamatan. Dan telah ditetapkan desa mana yang akan menjadi tuan rumah operasi ini.
“Nanti Jumat akan kita paparkan terkait teknisnya. Agar memdapat tanggapan dari camat dan desa. Apakah masih layak kita lakukan operasi pasar atau mungkin ada pertimbangan lainnya,” ujar Boma, Rabu belum lama ini.
Operasi ini diminta oleh Bupati Kukar Edi Damansyah untuk menjangkau daerah terpencil. Sehingga lebih tepat sasaran. Dan beberapa OPD di Pemkab Kukar seperti Dinas Perhubungan (Dishub) siap membantu. Dan terkait target penurunan angka inflasi, Boma memastikan kondisi Kukar masih baik. Adapun fokus operasi ini ke kecamatan dengan rawan pangan dan kemiskinan ekstrim.
“Sementara untuk pendistribusian pasar murah nantinya, kita kerjasama dengan Dishub dan Dinas Ketahanan Pangan. Serta penyebar luasan informasi juga salah satu yang berpengaruh dari distribusi bahan pokok,” pungkasnya. (adv/diskominfokukar/atr)








