Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 18 Okt 2026 13:53 WITA

Tinjau Lokasi Kebakaran Loa Ipuh, Bupati Kukar Dorong Penguatan Mitigasi


Tinjau Lokasi Kebakaran Loa Ipuh, Bupati Kukar Dorong Penguatan Mitigasi Perbesar

Teks foto; Bupati Kukar saat meninjau lokasi kebakaran (Angga /okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meninjau lokasi kebakaran di Jalan Delta, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, sekaligus melihat kondisi warga terdampak dan menyerahkan bantuan. Pemerintah daerah juga mengevaluasi langkah penanganan kebakaran agar pelayanan kepada korban dapat dilakukan lebih cepat.

Dalam peninjauan tersebut, Aulia menyebut kebakaran berdampak pada 11 rumah dan 15 kepala keluarga (KK). Kehadiran pemerintah daerah di lokasi bertujuan untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan pascakebakaran.

“Pemerintah daerah hadir di sini untuk meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran ini, melihat langsung situasi dan kondisi yang ada, serta merencanakan langkah-langkah agar ketika terjadi musibah seperti ini, penanganannya bisa lebih cepat lagi,” kata Aulia.

Selain penanganan korban, Pemkab Kukar juga membahas langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kebakaran di kawasan permukiman. Aulia mengaku telah berdiskusi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar mengenai upaya yang perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Menurutnya, mitigasi kebakaran perlu menjadi perhatian bersama, mengingat peristiwa kebakaran masih kerap terjadi. Upaya pencegahan dinilai penting untuk meminimalkan risiko serta melindungi keselamatan warga dan tempat tinggal mereka.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk menyampaikan imbauan keselamatan kepada masyarakat melalui masjid dan langgar. Pesan tersebut rencananya disampaikan setiap pelaksanaan salat lima waktu sebagai pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.

Aulia mengimbau masyarakat memastikan kompor dalam keadaan mati setelah digunakan, mematikan peralatan listrik saat bepergian, serta memeriksa colokan listrik yang masih terpasang, terutama ketika meninggalkan rumah pada malam hari.

“Dengan begitu, kita bisa melakukan mitigasi agar kejadian seperti ini bisa dihindari,” ujarnya.

Pemkab Kukar berharap penguatan edukasi dan keterlibatan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Selain mempercepat penanganan ketika musibah terjadi, langkah pencegahan juga diharapkan dapat menekan risiko kebakaran di kawasan permukiman.(adv/diskomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Kukar Dorong Siskamling hingga Masjid untuk Cegah Kebakaran

18 Oktober 2026 - 13:59 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Penanganan Bertahap bagi Korban Kebakaran Loa Ipuh

18 Oktober 2026 - 13:56 WITA

500 Guru Mengaji di Kukar Ikuti Sertifikasi, Perkuat Kualitas Pendidikan Al-Qur’an

17 Oktober 2026 - 19:05 WITA

DPMPTSP Kukar Catat 40 Ribu UMKM, Pengurusan NIB Bisa Gratis di MPP

17 Oktober 2026 - 19:03 WITA

PAD Kukar dari PBG dan Tenaga Kerja Asing Tembus Rp2,3 Miliar

17 Oktober 2026 - 19:01 WITA

Perkim Kukar Siapkan Penataan Ulang Permukiman Pascakebakaran di Loa Ipuh

16 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Trending di Advertorial