Menu

Mode Gelap

DP3A Kutai Kartanegara · 17 Jul 2024 18:01 WITA

UPT P2TP2A Kukar Gerak Cepat Tangani Aduan Penelantaran Anak di Tenggarong


Teks Foto : Kepala UPT P2TP2A Kukar, Faridah (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Teks Foto : Kepala UPT P2TP2A Kukar, Faridah (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI  KARTANEGARA – Kejadian penelantaran dan penyiksaan anak di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali terjadi. Ketiga anak tersebut telah mengalami penyiksaan verbal dan fisik oleh ayah kandung mereka selama dua tahun terakhir.

Untuk itu, mereka memberanikan diri melapor ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar melalui UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh  Kepala UPT P2TP2A Kukar Faridah. Ia mengatakan para korban ini telah melapor sejak bulan Juni lalu. Pihaknya sendiri telah memberikan asesmen berupa tempat tinggal sementara di rumah aman selama 14 hari.

Tak ingin korban terus terdampak, UPT P2TP2A Kukar mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Sosial (Dinsos), pihak sekolah korban dan kepolisian untuk merapatkan asesmen selanjutnya.

“Kami harus merhatikan hak anak ini, mereka tidak mau berjumpa ayahnya. Jadi kami berupaya menyediakan tempat tinggal dan kelanjutan pendidikannya melalui rapat ini,” ungkap Faridah, Rabu (17/7/2024).

Faridah mengungkapkan, tiga anak ini merupakan korban dari perceraian kedua orang tuanya. Sang ibu sedang berada di luar pulau, sedangkan sang ayah berada di dalam pulau. Adapun beberapa indikator yang mempengaruhi terjadinya kekerasan fisik dan verbal terhadap anak ini. Mulai dari faktor salah asuh hingga ekonomi. Ia menyebut, kedua orang tua saling melempar tanggung jawab saat pemerintah melakukan asesmen.

Satu dari anak tersebut duduk di bangku SMA, sedangkan keduanya duduk di bangku SMP. Faridah menyebut kelanjutan pendidikan mereka menjadi atensi bersama. Sama halnya dengan tempat tinggal, nantinya mereka akan tinggal di Panti Sosial. “Saat ini akan terus kami lakukan asesmen sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan,” tegasnya. (adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DP3A Kukar Gelar Jambore Anak sebagai Apresiasi dan Persiapan Agen Perubahan Masa Depan

28 Oktober 2024 - 13:24 WITA

DP3A Yakin Bisa Wujudkan Pembangunan Berbasis Data Gender dan Anak di Kukar

28 Oktober 2024 - 11:58 WITA

DP3A Kukar Gelar Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak untuk Wujudkan Pembangunan Responsif Gender

28 Oktober 2024 - 11:57 WITA

DP3A Kukar Gelar Rapat Koordinasi Data Terpilah Gender dan Anak Tahun 2024

28 Oktober 2024 - 11:55 WITA

DP3A Kukar Gelar Program Pencegahan Kekerasan, Penelantaran, dan Eksploitasi Anak

26 Oktober 2024 - 15:12 WITA

DP3A Kukar Perkuat Jaringan Desa untuk Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan

26 Oktober 2024 - 15:01 WITA

Trending di DP3A Kutai Kartanegara