Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 6 Agu 2026 14:59 WITA

50 Meter Jalan Poros Desa Batuq Ambruk, Akses Utama Warga Terputus


Kondisi jalan poros Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, yang ambruk di sisi Sungai Mahakam, Kamis (6/8/2026). (Istimewa/Tangkapan layar video) Perbesar

Kondisi jalan poros Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, yang ambruk di sisi Sungai Mahakam, Kamis (6/8/2026). (Istimewa/Tangkapan layar video)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ruas jalan poros di Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ambruk sepanjang kurang lebih 50 meter, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Kerusakan tersebut memutus akses pada ruas utama desa. Tidak ada korban jiwa karena pemerintah desa telah menutup jalan dan mengalihkan lalu lintas sebelum badan jalan ambruk.

Kepala Desa Batuq, Suwandi, mengatakan tanda-tanda kerusakan telah terlihat beberapa hari sebelumnya. Pemerintah desa sempat melakukan penanganan sementara pada jembatan di sekitar lokasi dengan menaikkan posisinya pada Senin (3/8/2026).

Namun, menurut Suwandi, posisi jembatan kembali miring pada malam harinya. Pemerintah desa kemudian menutup akses karena menilai kondisinya membahayakan pengguna jalan.

“Awalnya jarak dari sungai ke jalan itu masih puluhan meter. Karena abrasi yang terjadi terus-menerus selama bertahun-tahun, akhirnya sampai ke sisi jembatan,” ujar Suwandi saat dikonfirmasi, Kamis.

Setelah akses ditutup, bagian jalan di tepi Sungai Mahakam akhirnya ambruk sepanjang kurang lebih 50 meter. Ruas tersebut tidak lagi dapat dilalui kendaraan.

Warga untuk sementara diarahkan menggunakan jalur alternatif di sisi darat. Namun, jalur itu memutar lebih jauh dan baru dapat dilalui kendaraan roda dua.

Suwandi menduga pengikisan tebing Sungai Mahakam menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kerusakan. Lokasi tersebut berada di sisi hilir tikungan sungai yang, menurut dia, memiliki arus cukup kuat.

Ia juga menilai aktivitas kapal tongkang yang melintas dan beberapa kali kandas di sekitar lokasi turut mempercepat pengikisan tebing.

“Pengaruhnya sangat besar. Tongkang sering kandas di sekitar lokasi sehingga mempercepat abrasi di tepi sungai,” katanya.

Keterangan tersebut masih merupakan dugaan awal Kepala Desa Batuq. Penyebab pasti ambruknya jalan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis oleh instansi berwenang. Suwandi juga tidak menyebut kapal ataupun perusahaan tertentu yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Menurut Suwandi, sekitar enam rumah warga di RT 2 berada di sekitar titik jalan yang ambruk. Pemerintah desa masih memantau perkembangan kondisi tanah untuk mengantisipasi kerusakan lanjutan.

Terkait lalu lintas kapal di kawasan tersebut, Suwandi mengatakan kegiatan pemanduan atau assist vessel telah berjalan. Namun, ia menilai mekanisme itu belum sepenuhnya mengatasi persoalan di tikungan Sungai Mahakam tersebut.

Persoalan aktivitas pelayaran dan kondisi tebing sungai, lanjut dia, sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan yang melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), DPRD Kukar, serta badan usaha milik daerah.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan teknis dari instansi terkait mengenai penyebab kerusakan maupun rencana penanganan permanen pada jalan poros tersebut. (atr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Savana Musiman di Danau Semayang Kembali Muncul, Wisatawan Berburu Sunset

6 Agustus 2026 - 15:09 WITA

savana musiman di Danau Semayang

Polisi Geledah Rumah di Tenggarong, Laptop dan Dua Map Dibawa

6 Agustus 2026 - 00:34 WITA

penggeledahan rumah di Tenggarong

Kukar Perjuangkan Dana Kurang Bayar Rp2,4 Triliun ke Kemenkeu

5 Agustus 2026 - 19:35 WITA

dana kurang bayar Kukar

Datang ke Samarinda untuk Menikah, Pria Asal Pontianak Ditangkap Bawa 1 Kg Sabu

5 Agustus 2026 - 19:24 WITA

BNNP Kaltim ungkap sabu 1 kg

Dispensasi Nikah di Kukar Turun 46 Persen, Kehamilan di Luar Nikah Jadi Alasan Terbanyak

5 Agustus 2026 - 16:12 WITA

dispensasi nikah di Kukar

PHK di Kukar Capai 2.496 Orang hingga Juli 2026, Tambang Batu Bara Mendominasi

4 Agustus 2026 - 20:53 WITA

PHK di Kukar 2026
Trending di Ekonomi