okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Diberitakan sebelumnya, Kota Raja Tenggarong beberapa waktu lalu sempat diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih tiga jam lamanya. Akibat dari tingginya intensitas hujan mengakibatkan beberapa kelurahan di Tenggarong mengalami banjir.
Saat itu, terdapat beberapa kelurahan yang mengalami banjir diantaranya Kelurahan Timbau, di Jalan Udang, Jalan Naga dan Jalan Ruwan. Kemudian di Kelurahan Melayu banjirnya meliputi kawasan pemukiman warga dan yang terkahir di Kelurahan Panji tepatnya di Jalan Durian.
Maka dari itu, guna mencegah terjadinya banjir kembali pasca hujan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Abdul Rasyid meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan normalisasi gorong-gorong saluran air.
“Banjir beberapa akhir ini sudah sering terjadi yang disebabkan oleh tinggi intensitas hujan. Harusnya dinas terkait sudah menyiapkan langkah langkah untuk mencegah terjadinya kembali banjir, ” ujar Rasid,Selasa (13/6/2023).
Ia juga meyakini bahwa OPD terkait pun sudah tahu dimana titik-titik yang rawan banjir ketika sedang turun hujan dengan intensitas tinggi. Untuk itu, Rasid berharap agar segera bertindak cepat demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Kan sudah tahu titik pusat rawan banjir , maka dari itu saya berharap untuk segera melakukan eksekusi bagaimana persoalan itu bisa teratasi agar tidak terjadi lagi banjir, “pungkas Rasid. (atr/ob1/ef)









