okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan sejumlah rangkaian kegiatan untuk memperingati hari pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November. Dimulai dengan Upacara Hari Pahlawan ke-79 yang mengusung ‘Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu’ yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kukar. Kemudian dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan di komplek makam pahlawan Bukit Biru, Minggu (10/11/2024).
Sebagai pihak penyelenggara, Dinas Sosial Kukar menekankan pentingnya mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memahami perjuangan para pahlawan. “Sesuai dengan tema Hari Pahlawan tahun ini, dimana mengandung makna bahwa generasi muda harus mencintai negeri, meneladani perjuangan pahlawan, dan mengembangkan potensi daerah,” Ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kukar, Yuliandris Seherdiman.
Sebagai informasi, Kukar sendiri memiliki pahlawan lokal yang tentunya sangat berjasa membawa kemerdekaan di tanah Kutai, yakni Sultan Aji Muhammad Idris, yang diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai daerah dan meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial. “Kita ingin generasi muda mencontoh perjuangan beliau, sehingga mereka dapat berjuang untuk mengembangkan potensi yang ada di Kukar,” tambahnya.
Selain melaksanakan upacara, ziarah dan tabur bunga kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Pemkab Kukar sebelumnya juga telah melaksanakan bakti sosial pada Jumat (8/10/2024) lalu di empat lokasi bersejarah, yakni Taman Makam Pahlawan, Tugu Pahlawan Patung Soewondo, Tugu Pahlawan Kampung Baru AM Sangaji, dan Tugu Perjuangan di Jembatan Bongkok. Kegiatan ini mencakup pembersihan dan pengecatan ulang tugu-tugu tersebut. “Ini bertujuan agar masyarakat lebih mengenal sejarah dan perjuangan para pahlawan,” jelas Yuliandris.
Pemerintah Kukar juga menunjukkan komitmen terhadap veteran melalui berbagai program bantuan. “Kami memberikan santunan tali asih sebesar Rp900 ribu per bulan untuk 84 veteran dan keturunannya. Santunan ini langsung disalurkan ke rekening mereka,” ungkap Yuliandris lagi. Saat ini, tercatat tersisa dua veteran yang ada di Kukar, sementara sisanya adalah zona veteran atau keturunannya saja.
Bentuk perhatian lain adalah pembangunan rumah untuk para veteran di beberapa kecamatan seperti Samboja, Sanga-sanga, Kota Bangun, dan Muara Kaman. “Rumah-rumah ini telah lama kami sediakan untuk memenuhi kebutuhan mereka,” ujarnya. Selain itu, bingkisan simbolis juga disalurkan pada peringatan kali ini, dan sisanya akan didistribusikan oleh tim Dinsos.
Pemberian bantuan kepada veteran di Kukar sudah dilakukan sejak awal tahun 2000-an dan menjadi satu-satunya daerah di Kalimantan Timur yang secara konsisten memberikan santunan rutin. “Kami konsisten memberikan perhatian kepada para veteran, dan ke depan diharapkan program ini dapat terus ditingkatkan,” tambahnya.
Melalui berbagai upaya ini, Pemerintah Kukar ingin menanamkan semangat kepahlawanan dan cinta negeri kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan mengenang jasa pahlawan, diharapkan semangat menjaga persatuan dan kedamaian NKRI terus terjaga. (adv/diskominfokukar/rl/ob1/ef)








