okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pasca musibah kebakaran yang melanda Kantor Kelurahan Maluhu pada April 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kini sudah memulai pembangunan kantor baru untuk kelurahan tersebut. Pembangunan ini menjadi prioritas, mengingat pentingnya fasilitas pemerintahan yang memadai untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemkab Kukar dalam mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tersebut. “Alhamdulillah, pembangunan kantor lurah ini didukung anggaran pemerintah. Pada 2024, kami mendapatkan alokasi sekitar Rp800 juta dari anggaran murni, ditambah Rp500 juta dari anggaran perubahan. Total anggaran yang direncanakan mencapai hampir Rp7 miliar hingga 2025,” ujar Joko, Jumat (15/11/2024).
Pembangunan kantor ini dirancang dengan konsep modern yang mengutamakan kenyamanan dan aksesibilitas. Gedung baru tersebut akan terdiri dari dua lantai, dilengkapi fasilitas yang ramah bagi masyarakat, termasuk akses bagi penyandang disabilitas dan ruang khusus bagi ibu menyusui. “Kami ingin memastikan kantor ini inklusif dan dapat melayani semua kalangan masyarakat,” tambahnya.
Selain untuk pelayanan administratif, gedung baru ini akan menyediakan ruang khusus bagi berbagai lembaga kemasyarakatan yang aktif di Kelurahan Maluhu. Ruangan tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas organisasi seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Karang Taruna, dan Forum RT. “Harapannya, fasilitas ini menjadi tempat yang representatif bagi program-program pemberdayaan masyarakat,” jelas Joko.
Proyek ini diharapkan menjadi simbol pemulihan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kelurahan Maluhu pasca kebakaran. Dengan desain modern dan fasilitas lengkap, kantor lurah baru diharapkan mampu mendukung keberlanjutan program-program yang ada.
Adapun pembangunan kantor kelurahan yang baru ini ditargetkan selesai pada awal 2025. Dimana nantinya akan sekaligus diresmikan bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Kelurahan Maluhu pada Mei 2025. “Kami ingin menjadikan peresmian ini bagian dari perayaan HUT Maluhu, tentu dengan harapan semua proses berjalan lancar,” ungkapnya.
Pemerintah dan masyarakat Maluhu kini bersiap menyambut hadirnya kantor lurah baru yang tidak hanya sebagai pusat administrasi, tetapi juga sebagai simbol kemajuan dan inklusivitas. Dukungan anggaran dan perencanaan yang matang diharapkan mampu mewujudkan fasilitas ini sesuai target waktu yang telah ditetapkan. (adv/diskominfokukar/rl/ob1/ef)








