okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan kemajuan dalam menurunkan angka stunting melalui program pemberian makanan bergizi tambahan. Program ini merupakan inisiatif dari pemerintah daerah yang dijalankan secara intensif oleh pihak kecamatan.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur menyebutkan bahwa upaya ini telah membawa hasil yang signifikan. “Alhamdulillah, angka stunting di Muara Wis yang sebelumnya tertinggi di Kabupaten Kutai Kartanegara kini menunjukkan penurunan yang nyata,” ujarnya, Senin (18/11/2024).
Dan oleh karena itu, saat ini Muara Wis dijadikan pilot project dalam penanganan stunting, dengan fokus utama pada pemberian makanan tambahan bergizi. Di Muara Wis sendiri sebelumnya terdapat 143 anak yang terindikasi stunting, namun kini kondisi mereka telah membaik seiring pelaksanaan program tersebut.
Pada bulan November, pihak kecamatan kembali melanjutkan program ini bagi 73 anak selama 56 hari dengan pemberian makanan dua kali sehari. “Pelaksanaan kegiatan dilakukan bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Muara Wis untuk memastikan keberhasilannya,” ungkapnya.
Menurut Fadhli, sinergi antara pemerintah kecamatan, PKK, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi masalah stunting. Kerja sama yang solid ini menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak di wilayahnya.
Dengan program strategis ini, pemerintah Kecamatan Muara Wis optimistis angka stunting akan terus menurun. “Kami berkomitmen dan memastikan seluruh anak mendapatkan gizi cukup, guna mencetak generasi sehat dan berkualitas serra dapat menjadi teladan bagi kecamatan lainnya,” tutupnya. (adv/diskominfokukar/rl/ob1/ef)








