okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pelaksanaan program Data Desa Presisi (DDP) yang melibatkan 170 desa dan kelurahan. Program ini bertujuan mengumpulkan data akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan desa yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Dalam pelaksanaan program, Pemkab Kukar menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan pemetaan spasial. Pemetaan ini mencakup peta dasar desa, sarana prasarana, penggunaan lahan, topografi, hingga dokumentasi visual desa yang menjadi bahan perencanaan jangka panjang.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Yusran Darma, menyebut pemetaan spasial adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembangunan desa. Pemkab Kukar juga melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang menyediakan teknologi pengumpulan data, termasuk drone.
“Pemetaan spasial dengan dukungan Diskominfo ini menggunakan drone untuk menghasilkan data yang lebih akurat. Harapannya, pembangunan di desa-desa Kukar bisa lebih terarah,” kata Yusran saat sosialisasi DDP pada Senin (11/11/2024).
Diskominfo Kukar, melalui Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Ery Hariyono, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan unit drone dan komputer untuk digunakan di 20 kecamatan. Selain itu, pelatihan dasar diberikan kepada perwakilan kecamatan terkait pengoperasian drone dan pengolahan data.
“Kami memastikan setiap tim kecamatan memahami teknik pengambilan gambar udara serta aturan penerbangan. Hal ini penting agar data yang diperoleh akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Ery.
Ery juga menambahkan bahwa data dari pemetaan ini akan sangat bermanfaat bagi desa dalam menyusun program pembangunan berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Selain itu, program ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada data kurang valid, sehingga pembangunan lebih berbasis fakta.
Ke depannya, Pemkab Kukar juga berencana mengintegrasikan data DDP dengan sistem informasi desa yang lebih transparan dan dapat diakses masyarakat. Dengan penggunaan teknologi seperti drone, pembangunan di Kukar diharapkan lebih merata, efektif, dan memenuhi kebutuhan masyarakat. (adv/diskominfokukar/rl/ob1/ef)








