okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA- Alimin, Ketua Kelompok Sadar Wisata Bekayuh Beumbai Bebudaya (Pokdarwis B3) Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, berhasil mengukir prestasi gemilang. Berkat dedikasinya dalam mengembangkan potensi Desa Wisata Pela, Alimin menerima penghargaan sebagai Masyarakat Berprestasi Bidang Pariwisata dalam peringatan HUT ke-68 Kalimantan Timur, Rabu (8/1/2025).
Penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini menjadi pengakuan atas kerja keras Alimin dan puluhan individu berprestasi lainnya yang telah membawa harum nama Kaltim di tingkat nasional dan internasional.
“Ini adalah penghargaan pertama yang kami terima, khususnya dari Kukar dan Desa Pela. Saya sangat bersyukur dan bangga,” ujar Alimin.
Prestasi Desa Pela di Tingkat Nasional
Tahun 2024 menjadi tonggak sejarah bagi Desa Pela. Pokdarwis B3 yang dikomandoi Alimin sukses meraih berbagai penghargaan bergengsi nasional, seperti Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK), Wonderful Indonesia Impact Award dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), hingga menjadi juara dalam Lomba Desa Wisata Nusantara oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Bahkan, Desa Pela kini dijadikan proyek percontohan pengembangan wisata di Kalimantan Timur.
Inspirasi untuk Desa Lain di Kaltim
Alimin menegaskan, penghargaan dari Gubernur Kaltim ini menjadi motivasi besar untuk terus mengembangkan Desa Wisata Pela sekaligus mendorong desa-desa lain di Kaltim agar berdaya saing.
“Jika Desa Pela mampu, desa-desa lainnya juga pasti bisa. Semoga ini menjadi inspirasi bagi kelompok sadar wisata lain di seluruh kabupaten dan kota,” ucapnya penuh semangat.
Ia juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan legislatif dalam memperkuat pengembangan desa wisata di Kaltim.
“Semoga perhatian terhadap desa-desa wisata semakin besar, baik dari pemerintah maupun DPRD,” tutupnya.
Desa Pela kini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan sinergi, sebuah desa kecil pun mampu bersaing di panggung nasional dan internasional, menjadikannya ikon wisata yang membanggakan Kalimantan Timur.(atr/ob1/ef)








