Menu

Mode Gelap

Kalimantan Timur · 17 Jan 2025 09:24 WITA

Lindungi Generasi Penerus, PT RMB dan PT IBP Bersama Masyarakat Bersatu Lawan Narkoba


Lindungi Generasi Penerus, PT RMB dan PT IBP Bersama Masyarakat Bersatu Lawan Narkoba Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA– Dalam mendukung visi Aswacita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk membebaskan Indonesia dari jeratan narkoba, PT Indo Bara Pratama bersama PT Rencana Mulia Baratama mengadakan pemeriksaan tes urine di Dusun Penoon, Dusun Long Mahli yang terletak di Desa Long Beleh Modang dan Desa Long Beleh Haloq, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara. Kegiatan ini juga menyasar karyawan perusahaan dan sejumlah masyarakat untuk mewujudkan kampung bebas narkoba.

Bekerja sama dengan Polda Kalimantan Timur, acara ini melibatkan 240 personel gabungan. Selain tes urine, masyarakat mendapat edukasi tentang bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang tanpa anjuran medis. Langkah ini disambut antusias oleh masyarakat dan para karyawan perusahaan yang melihatnya sebagai upaya penting memerangi peredaran narkoba di lingkungan kerja maupun masyarakat.

“Ini langkah nyata yang sangat kami apresiasi. Kami merasa diperhatikan, sekaligus diingatkan akan bahaya narkoba yang bisa merusak masa depan generasi kita,” ujar salah satu warga Long Beleh Haloq.

Sementara itu perwakilan PT Indo Bara Pratama mengungkapkan bahwa pihaknya memandang serius persoalan narkoba yang semakin meluas, terutama di daerah-daerah terpencil. “Kami tidak ingin generasi masa depan terjerumus ke hal-hal negatif akibat penyalahgunaan narkoba. Program ini menjadi langkah awal menuju perubahan,” katanya.

Melalui program ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk melawan peredaran narkoba. Langkah serupa juga direncanakan akan diperluas ke wilayah-wilayah lain guna memperkuat jaringan kampung bebas narkoba.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari aparat keamanan yang menilai sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah sebagai kunci keberhasilan dalam memerangi narkoba. “Kolaborasi seperti ini yang kami butuhkan. Kami akan terus mendukung kegiatan yang bertujuan melindungi masyarakat dari dampak buruk narkoba,” ujar seorang perwakilan dari Polda Kaltim.

Langkah PT Indo Bara Pratama dan PT Rencana Mulia Baratama ini menjadi teladan penting bagi perusahaan lain dalam mendukung komitmen nasional memberantas narkoba, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan bebas dari pengaruh obat-obatan terlarang.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berdiskusi langsung dengan pihak perusahaan dan aparat keamanan terkait dampak narkoba terhadap kesehatan, keluarga, hingga perekonomian. Ketua Adat Dusun Penoon, Mio menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama bagi para orang tua yang ingin melindungi anak-anak mereka dari bahaya narkoba.

“Pencegahan seperti ini harus dilakukan secara terus-menerus. Anak-anak adalah masa depan kita, dan kampung bebas narkoba adalah harapan besar bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Pihak PT Rencana Mulia Baratama juga menegaskan komitmennya untuk terus menginisiasi program-program serupa, baik melalui pemeriksaan kesehatan, sosialisasi, maupun pelatihan keterampilan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.

“Kami percaya bahwa pencegahan adalah langkah terbaik. Dengan memastikan masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup, mereka dapat lebih tangguh menghadapi ancaman narkoba,” ujar salah satu perwakilan perusahaan.

Program ini sejalan dengan kampanye nasional yang diusung oleh pemerintah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari narkoba. Ke depannya, PT Indo Bara Pratama dan PT Rencana Mulia Baratama berencana memperluas jangkauan program hingga ke desa-desa lain di Kecamatan Kembang Janggut dan sekitarnya.

Tidak hanya berhenti pada tes urine dan edukasi, kedua perusahaan juga mendorong pembentukan kelompok masyarakat anti-narkoba di desa-desa yang menjadi target kegiatan ini. Kelompok ini akan berfungsi sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah peredaran narkoba di tingkat lokal.

“Sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah adalah kunci keberhasilan. Ini bukan hanya tanggung jawab kami sebagai perusahaan, tetapi tanggung jawab bersama untuk melindungi generasi bangsa,” kata perwakilan PT Indo Bara Pratama menutup pernyataannya.

Dengan upaya ini, Dusun Penoon, Dusun Long Mahli hingga Desa Long Beleh Haloq berharap bisa menjadi role model bagi daerah lain dalam menciptakan kampung bebas narkoba, sekaligus memperkuat komitmen nasional menuju Indonesia yang lebih sehat dan berdaya.(atr/ob1/ef)

 

Artikel ini telah dibaca 453 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelantikan PC-IWSS Kutai Kartanegara Dorong Peran Perempuan Sulsel di Daerah

23 November 2025 - 20:05 WITA

pelantikan PC-IWSS Kutai Kartanegara

Layanan SKCK Online Polres Kukar, Tak Perlu Lagi Antre di Kantor Polisi

2 November 2025 - 18:54 WITA

layanan SKCK online Polres Kukar

Hetifah Ajak Warga Kukar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Peserta Antusias 

31 Oktober 2025 - 19:08 WITA

Berkolaborasi dengan BRIN, Hetifah Adakan Pelatihan Manajemen BUMDes dan Koperasi di Kota Bangun

14 September 2025 - 08:53 WITA

Hetifah Sjaifuddian Bawa Angin Segar! SMPN Tulungagung Loa Kulu Dapat Gedung Baru dari APBN 2025

13 September 2025 - 19:49 WITA

Harganas Kaltim di Kukar, Pemkab Siapkan Gizi Gratis untuk Lansia

30 Agustus 2025 - 15:25 WITA

Trending di Kalimantan Timur