okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) akan memberikan apresiasi kepada guru ngaji dan penggali kubur sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari program Kukar Berkah yang terus dikembangkan oleh pemerintah daerah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan bahwa inisiatif ini diambil berdasarkan arahan langsung dari Bupati Kukar. “Bupati ingin memberikan apresiasi kepada guru ngaji dan penggali kubur melalui program Kukar Berkah pada tahap selanjutnya,” ujarnya.
Untuk merealisasikan program ini, Bagian Kesra tengah melakukan persiapan teknis, termasuk pendataan guru ngaji yang telah memiliki sertifikasi. Dalam prosesnya, Pemkab Kukar menggandeng Kementerian Agama dan Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar guna memastikan data yang terkumpul akurat dan valid.
Selain itu, bagi guru ngaji yang belum bersertifikat, pemerintah akan memberikan fasilitas sertifikasi guna meningkatkan kompetensi mereka. Program sertifikasi ini rencananya akan dilaksanakan pada Februari atau Maret 2025 oleh LPTQ Kukar.
Jika Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) selesai pada Oktober mendatang, program insentif atau bentuk apresiasi lainnya, seperti pemberian kesempatan umroh, dapat segera direalisasikan. Dengan adanya program ini, Pemkab Kukar berharap dapat meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan penggali kubur serta memberikan motivasi bagi mereka untuk terus mengabdi kepada masyarakat.(atr/ob1/ef)








