okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin, secara resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar untuk mengikuti Pemilihan Suara Ulang (PSU) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar 2025. Pasangan yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berkomitmen untuk melanjutkan gagasan Kukar Idaman Terbaik.
Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa visi dan misi yang mereka usung tetap mengacu pada konsep Kukar Idaman Terbaik, yang sebelumnya telah diperjuangkan dalam Pilkada 2020. Ia juga berharap masyarakat yang sebelumnya memberikan dukungan kepada pasangan Edi-Rendi tetap solid dalam PSU mendatang.
“Kami ingin menyampaikan bahwa pasangan Aulia Rahman Basri-Rendi Solihin siap melanjutkan semua gagasan dan ide Kukar Idaman Terbaik. Kami juga berharap masyarakat Kukar yang sudah memberikan suara kepada Edi-Rendi tidak bergeser, karena mimpi kita sama, sesuai dengan visi misi Kukar Idaman Terbaik,” ujar Aulia.
Sebagai putra daerah dari hulu Mahakam, Aulia menegaskan bahwa dirinya memiliki tekad kuat untuk memajukan Kukar. Dengan latar belakang sebagai putra Muara Muntai dari ayahnya dan Kota Bangun dari ibunya, ia merasa memiliki kedekatan emosional dan tanggung jawab besar untuk membangun daerahnya.
“Saya lahir di Kota Bangun dan besar di Kukar. Saya ingin membuktikan bahwa anak hulu bisa bersaing dan berkontribusi untuk daerahnya. Pendidikan saya hingga ke Universitas Hasanuddin membuktikan bahwa pemuda-pemudi Kukar memiliki peluang besar untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Aulia juga menyoroti pentingnya pembangunan di sektor kesehatan, pendidikan, dan sumber daya manusia (SDM). Sebagai mantan Direktur RS Kota Bangun, ia ingin mendorong peningkatan layanan kesehatan serta memperkuat kualitas pendidikan agar SDM di Kukar lebih siap menghadapi masa depan.
Sementara itu, Rendi Solihin menegaskan bahwa pencalonannya bersama Aulia merupakan amanah dari PDIP yang siap ia jalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa perjuangan ini bukan sekadar soal posisi politik, tetapi lebih kepada bagaimana memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kukar.
“Yang terpenting hari ini bukan posisi, tetapi bagaimana kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kukar. Program-program seperti umroh gratis, anggaran Rp150 juta per RT, dan beasiswa Kukar Idaman akan terus kita perjuangkan,” kata Rendi.
Lebih lanjut, Rendi menegaskan kesiapannya untuk menghadapi PSU 2025 dengan optimisme tinggi, mengingat kemenangan yang pernah mereka raih dalam Pilkada 2020.
“Kami sudah memenangkan Pilkada tahun 2020, meskipun pada 2024 hasilnya belum sesuai harapan. Namun, di PSU 2025 ini, kami siap kembali meraih kemenangan,” tegasnya.
Dengan pendaftaran resmi ini, pasangan Aulia-Rendi kini bersiap untuk menghadapi tahapan berikutnya dalam PSU Pilbup Kukar 2025, dengan harapan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat untuk melanjutkan pembangunan Kukar ke arah yang lebih baik.(atr/ob1/ef)








