okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA – Sejumlah warga di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, mengeluhkan kerusakan pada kendaraan mereka setelah mengisi bahan bakar di sebuah SPBU setempat. Dugaan sementara, kerusakan tersebut disebabkan oleh bahan bakar minyak (BBM) yang diduga oplosan.
Keluhan ini mulai ramai disuarakan warga melalui media sosial. Beberapa netizen mengaku motor mereka tiba-tiba mengalami gangguan setelah mengisi BBM di SPBU tersebut, terutama saat hendak digunakan untuk bersilaturahmi ke rumah keluarga.
“Saya isi bensin , setelah beberapa jam motor saya mogok dan susah dinyalakan lagi. Banyak warga lain yang mengalami hal serupa,” tulis salah satu warga di media sosial.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak SPBU terkait dugaan BBM oplosan ini. Warga berharap ada tindakan cepat dari pihak berwenang untuk menyelidiki permasalahan ini, mengingat banyaknya kendaraan yang terdampak.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena dapat merugikan banyak pengendara dan berpotensi membahayakan keselamatan. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam memilih tempat pengisian BBM dan segera melaporkan kejadian serupa ke pihak berwenang.(atr/ob1/ef)








