Menu

Mode Gelap

Bisnis · 14 Mar 2026 04:07 WITA

Hangatnya Bukber Kesahmati Samarinda,Tetap Solid Sejak 2010


Hangatnya Bukber Kesahmati Samarinda,Tetap Solid Sejak 2010 Perbesar

Okeborneo.com, Samarinda – Menjelang waktu berbuka, suasana sebuah kafe di Kota Samarinda terasa hangat. Bukan hanya karena aroma hidangan yang mulai tersaji di meja, tetapi juga karena tawa dan cerita yang saling bersahutan di antara mereka yang duduk berhadapan.
Satu per satu anggota komunitas Kesahmati datang, menyalami teman-teman lama yang mungkin jarang ditemui karena kesibukan masing-masing. Ada yang kini menjadi pekerja profesional, ada yang menjalankan usaha, dan ada pula yang meniti karier di bidang lainnya. Namun ketika duduk bersama menjelang azan magrib, semua kembali pada satu identitas yang sama: saudara.
Di bulan Ramadan, momen seperti ini terasa lebih bermakna.
Buka puasa bersama yang mereka gelar pada Jumat (13/3/2026) itu bukan sekadar agenda tahunan. Ia menjadi ruang untuk menghidupkan kembali kenangan masa lalu, sekaligus merawat persaudaraan yang telah terjalin sejak mereka masih belia.
Obrolan yang mengalir ringan sering kali membawa mereka kembali ke masa-masa lama—saat kebersamaan masih sederhana, ketika bermain bersama menjadi rutinitas, dan persahabatan tumbuh tanpa banyak rencana.
Dari pertemanan masa kecil itulah, sebuah ikatan perlahan tumbuh menjadi komunitas yang mereka kenal hari ini sebagai Kesahmati.
Salah seorang anggota, Donny SN, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama selalu menjadi momen yang dinanti setiap Ramadan. Bagi mereka, pertemuan seperti ini bukan sekadar berkumpul, melainkan cara menjaga hubungan yang telah terbangun selama bertahun-tahun.


“Ramadan selalu menjadi waktu yang tepat untuk kembali berkumpul. Di sini kami menjaga kebersamaan dan mempererat persaudaraan,” ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, anggota Kesahmati kini menapaki jalan hidup yang berbeda-beda. Latar belakang profesi mereka pun semakin beragam. Namun perbedaan itu justru memperkaya cerita setiap kali mereka bertemu.
Di tengah percakapan, ada yang berbagi kisah tentang pekerjaan, keluarga, hingga perjalanan hidup masing-masing. Semuanya menyatu dalam suasana hangat yang terasa akrab.
Kesahmati, bagi mereka, bukan hanya sekadar nama komunitas. Ia adalah ruang untuk tetap pulang—tempat di mana persahabatan lama tetap menemukan jalannya untuk bertahan.
Hal itu pula yang disampaikan Budi DP. Menurutnya, menjaga silaturahmi di tengah kesibukan hidup bukan perkara mudah. Namun melalui pertemuan sederhana seperti buka puasa bersama, ikatan itu bisa terus dirawat.
“Kesahmati punya nilai persaudaraan yang kuat. Momen seperti ini membuat kita tetap terhubung, meski waktu terus berjalan,” katanya.
Budi menjelaskan, nama Kesahmati mulai disepakati pada 2010. Dari sekadar perkumpulan teman bermain, komunitas itu kemudian berkembang menjadi wadah persaudaraan yang kini telah berjalan selama 16 tahun.
Bagi mereka, perjalanan waktu justru mempertegas satu hal: persahabatan yang dirawat akan selalu menemukan cara untuk bertahan.
Di penghujung pertemuan malam itu, setelah azan magrib berkumandang dan hidangan berbuka dinikmati bersama, suasana terasa semakin hangat. Ada rasa syukur yang sederhana, namun tulus—karena masih bisa duduk bersama, berbagi cerita, dan merawat ikatan yang telah berjalan lebih dari satu dekade.
“Harapannya, saudara-saudara di Kesahmati bisa terus bermanfaat bagi masyarakat dan berkembang di profesi masing-masing. Semoga perkumpulan ini tetap menjadi tempat kita bersilaturahmi sampai akhir hayat,” ujar Budi.
Di meja buka puasa itu, Ramadan sekali lagi mengingatkan mereka bahwa persaudaraan—seperti halnya iman—perlu dijaga, dipelihara, dan dirawat dari waktu ke waktu. (pep)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Distanak Kukar Periksa 7.089 Hewan Kurban, Label Sehat Jadi Syarat Dijual

21 Mei 2026 - 19:19 WITA

hewan kurban kukar

77 Laporan Kekerasan Seksual Masuk di Kukar, Mayoritas Korban Anak

20 Mei 2026 - 18:03 WITA

kekerasan seksual di Kukar

Sapi Bali Paling Dicari, Lapak Kurban di Tenggarong Klaim 70 Persen Stok Terjual

20 Mei 2026 - 17:09 WITA

Sapi Bali di Tenggarong

Di Tengah Demo Samarinda, Drupadi Baladika Bagikan Mawar dan Gelar Tarian Adat

20 Mei 2026 - 16:33 WITA

Drupadi Baladika Kaltim

BNN Sita 92 Kg Sabu dan 1.000 Cartridge Etomidate di Kaltim, Diduga Terkait Jaringan DPO Faturahman

20 Mei 2026 - 11:36 WITA

92 Kg Sabu Kaltim

Aksi Ketuk Pintu Gubernur, Warga Bawa 20 Titik Konflik Agraria ke Pemprov Kaltim

19 Mei 2026 - 16:25 WITA

ketuk pintu gubernur
Trending di Pos-pos Terbaru