Menu ✖

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 17 Mei 2025 16:52 WITA

Sinergi Lintas OPD, Dispar Kukar Pacu Infrastruktur Penunjang Pariwisata


Teks foto :Plt Kadispar Kukar, Arianto (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Teks foto :Plt Kadispar Kukar, Arianto (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dengan mengedepankan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melalui Dinas Pariwisata (Dispar Kukar), penguatan sinergi menjadi strategi utama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menunjang berbagai destinasi wisata di wilayah Kukar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Arianto, menuturkan bahwa tantangan pariwisata Kukar bukan terletak pada kurangnya potensi, tetapi pada kendala aksesibilitas dan minimnya fasilitas dasar di sejumlah lokasi wisata.

“Banyak destinasi yang sebenarnya memiliki daya tarik tinggi, namun masih sulit dijangkau karena akses jalan yang belum memadai, sanitasi yang minim, dan kurangnya penerangan,” ujar Arianto pada Sabtu (17/5/2025).

Arianto menegaskan bahwa meskipun pembangunan infrastruktur bukan kewenangan langsung Dispar, pihaknya tetap aktif mengawal setiap aspirasi dari masyarakat dan pelaku wisata, untuk kemudian diteruskan kepada OPD terkait.

Sebagai contoh, ia menyebut kerja sama antara Dispar Kukar dengan dinas teknis telah mempercepat pembangunan akses jalan menuju Desa Wisata Pela di Kecamatan Kota Bangun, serta pembenahan fasilitas umum di kawasan Danau Tanjung Sarai.

“Pembangunan pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan pendekatan yang terintegrasi agar manfaatnya dirasakan secara luas, bukan hanya untuk wisatawan, tetapi juga masyarakat lokal,” jelasnya.

Menurut Arianto, infrastruktur yang memadai tak hanya memperlancar arus wisatawan, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di desa-desa wisata. Peluang usaha, pasar bagi pelaku UMKM, hingga lapangan kerja baru akan tumbuh seiring peningkatan kunjungan.

“Ketika wisata berkembang, sektor pendukung seperti kuliner, homestay, dan transportasi lokal pun ikut tumbuh. Ini bentuk nyata dari ekonomi kerakyatan yang berbasis pada kekuatan lokal,” tegas Arianto.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Belimbur Jadi Penutup Erau Adat Kutai 2026, Ahmad Yani Ajak Masyarakat Maknai Air sebagai Sumber Kehidupan

29 September 2026 - 17:30 WITA

Ribuan Lampu Jalan Mulai Terpasang di Kukar, Kawasan Pesisir Ikut Jadi Prioritas

29 September 2026 - 12:00 WITA

58 UMKM Ramaikan Arbizz Space Tenggarong, Kawasan Kuliner Ini Punya Skatepark dan Panggung Musik

29 September 2026 - 11:59 WITA

Anggaran Kukar Tertekan, DKP Pastikan Bantuan Perikanan Tetap Berjalan hingga Akhir 2026

29 September 2026 - 11:57 WITA

Luruskan Isu Pemindahan, Bupati Kukar Tegaskan Erau Adat Kutai Tetap Digelar di Tenggarong

28 September 2026 - 15:42 WITA

HUT ke-244 Tenggarong, Bupati Kukar Dorong Pelayanan Publik Lebih Humanis

28 September 2026 - 15:07 WITA

Trending di Advertorial