Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 30 Apr 2025 18:55 WITA

Kenohan Fokus Benahi Infrastruktur, Jalan dan Jembatan Jadi Kunci Kemajuan Wilayah


Kenohan Fokus Benahi Infrastruktur, Jalan dan Jembatan Jadi Kunci Kemajuan Wilayah Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Kenohan menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar sebagai pondasi pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik. Camat Kenohan, Kaspul, menegaskan bahwa tahun anggaran 2025 akan menjadi momentum penting untuk menuntaskan sejumlah proyek strategis.

Salah satu program yang menjadi sorotan adalah revitalisasi Kantor Kecamatan Kenohan. Pembangunan ulang kantor pelayanan masyarakat ini ditargetkan dimulai pada bulan Juni mendatang.

“Alhamdulillah, semua persiapan sudah berjalan sesuai rencana. Kantor kecamatan akan diperbarui agar lebih representatif dalam melayani masyarakat,” terang Kaspul, Rabu (30/4/2025).

Tak hanya itu, pembangunan Balai Pertemuan Umum (BPU) juga mendapat suntikan anggaran senilai Rp1,5 miliar. Proyek ini ditargetkan rampung tahun ini sebagai bagian dari penyediaan ruang publik yang layak dan multifungsi.

Selain infrastruktur pusat kecamatan, sejumlah pembangunan kantor desa di wilayah Kenohan juga sudah hampir tuntas. Namun Kaspul menekankan bahwa akses konektivitas antarwilayah kini menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi.

Ia menyebut Jembatan Rombong, yang menjadi penghubung antara Kecamatan Kenohan dan Kabupaten Kutai Barat, sebagai infrastruktur vital yang akan memicu pergerakan ekonomi lintas wilayah.

“Tanpa jembatan ini, konektivitas kita sangat terbatas. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi soal membuka akses ekonomi dan sosial,” tegasnya.

Namun yang tak kalah mendesak, menurut Kaspul, adalah pembangunan jalan baru dari Kahala Ilir menuju Desa Pendemaran. Ia menyayangkan kondisi saat ini yang memaksa warga harus memutar sejauh 21 kilometer hanya untuk menjangkau wilayah tetangga.

“Padahal kalau dibangun jalan langsung, hanya butuh sekitar 9 kilometer. Ini akan menghemat biaya dan waktu tempuh warga,” jelasnya.

Perkiraan anggaran untuk pembangunan jalan tersebut mencapai Rp30 miliar. Kaspul berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat mengalokasikan anggaran tersebut demi kepentingan jangka panjang masyarakat Kenohan.

“Kita tidak bisa bicara kemajuan kalau akses dasar seperti jalan dan jembatan belum terpenuhi. Ini harus jadi prioritas utama bila kita ingin menjadikan Kenohan sebagai kecamatan yang berkembang dan modern,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rahmat Dermawan Usul Pedagang Tahura Direlokasi ke Lahan Pemkab KM 50

30 April 2026 - 19:52 WITA

Pedagang Tahura

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim
Trending di Pemerintahan