Menu ✖

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 3 Mei 2025 16:10 WITA

Loh Sumber Capai Status Desa Mandiri, Bukti Nyata Sinergi dan Inovasi Warga


 Loh Sumber Capai Status Desa Mandiri, Bukti Nyata Sinergi dan Inovasi Warga Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Desa Loh Sumber di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), resmi menyandang predikat sebagai desa mandiri. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan desa yang ditopang oleh kolaborasi erat antara aparatur pemerintahan desa dan semangat gotong royong masyarakat.

Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aktif berbagai elemen masyarakat serta komitmen pemerintah desa dalam membenahi sektor ekonomi, khususnya pertanian yang menjadi basis utama pendapatan warga.

“Status desa mandiri ini merupakan hasil dari kerja kolektif, mulai dari lembaga desa, kelompok masyarakat, hingga pelaku usaha lokal yang terus berinovasi,” ucap Sukirno, Sabtu (3/5/2025).

Salah satu langkah strategis yang dilakukan desa adalah menghidupkan kembali Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Purnama. Melalui BUMDes ini, para petani dibekali dukungan usaha, akses permodalan, serta jalur pemasaran yang lebih efisien, sehingga meningkatkan nilai tambah produk pertanian mereka.

“BUMDes yang sebelumnya kurang aktif, kini menjadi tulang punggung ekonomi desa. Petani kami mendapat manfaat nyata, baik dalam hal pendampingan maupun hasil usaha,” ujar Sukirno.

Capaian Desa Loh Sumber turut mendapat apresiasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar. Kepala DPMD, Arianto, menyebut bahwa desa ini menjadi contoh bagaimana partisipasi warga dan tata kelola desa yang baik dapat melahirkan kemandirian secara berkelanjutan.

“Loh Sumber menunjukkan bagaimana desa bisa tumbuh kuat jika dikelola dengan semangat kolaboratif. Ini bagian dari kemajuan signifikan yang telah kami capai di Kukar,” kata Arianto.

Hingga 2024, tercatat sebanyak 87 desa di Kukar telah meraih status desa mandiri dari total 237 desa. Sementara status desa tertinggal dan sangat tertinggal sudah tidak lagi ditemukan sejak 2022. Pemkab Kukar kini fokus mendorong 24 desa berkembang agar naik kelas menjadi desa maju atau mandiri.

Menurut Arianto, strategi percepatan pembangunan desa dilakukan dengan pendekatan terpadu, mulai dari peningkatan kualitas layanan dasar, infrastruktur, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal dan transformasi digital di tingkat desa.

“Peningkatan status desa bukan semata administratif, tetapi juga tentang kualitas hidup warga. Kami terus memperkuat pembinaan dan program-program yang mendorong kemandirian,” jelasnya.

Loh Sumber kini menjadi inspirasi bahwa desa dapat menjadi lokomotif pembangunan ekonomi lokal jika dikelola dengan baik dan didukung partisipasi aktif masyarakat. Ke depan, DPMD berharap model keberhasilan ini dapat direplikasi di desa-desa lainnya di Kukar.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Arbizz Space Batasi Wahana Permainan, Maksimal 40 Unit saat Akhir Pekan

28 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Pembangunan

28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Tabang Masih Kerap Padam, Bupati Kukar Dorong Pemerataan Manfaat Batu Bara Lewat PLTU

27 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Bupati Kukar Usulkan Lahan Eks Tambang untuk Pemberdayaan Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Trending di Advertorial