Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 5 Mei 2025 18:43 WITA

Dorong Ekonomi Desa, DPMD Kukar Usulkan Pembangunan Pasar di Wilayah Potensial


Dorong Ekonomi Desa, DPMD Kukar Usulkan Pembangunan Pasar di Wilayah Potensial Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Guna meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), untuk membangun pasar desa di wilayah-wilayah yang dianggap layak dan strategis.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait penguatan regulasi dan mekanisme pembangunan pasar desa. Meskipun namanya “pasar desa”, pembangunan tetap melibatkan OPD teknis sesuai dengan kewenangan.

“Pasar desa sangat penting untuk menggerakkan ekonomi lokal. Kami tidak bisa langsung membangunnya, namun bisa merekomendasikan ke Disperindag untuk wilayah-wilayah yang layak,” jelas Arianto.

Beberapa indikator yang digunakan untuk mengusulkan pembangunan pasar desa antara lain jumlah populasi, aktivitas ekonomi warga, serta potensi keberlanjutan pengelolaan pasar. Salah satu wilayah yang saat ini diusulkan adalah Desa Sebuntal di Kecamatan Marang Kayu serta Desa Lebaho Ulaq dan beberapa desa lain yang tengah dalam tahap penilaian.

Menurut Arianto, keberadaan pasar desa juga dapat menjadi solusi atas persoalan pedagang yang kerap berjualan di pinggir jalan atau lokasi yang tidak tertata. Hal ini berisiko terhadap keselamatan dan kenyamanan, seperti yang terjadi di Kecamatan Kota Bangun.

“Di Kota Bangun misalnya, para pedagang kerap memanfaatkan pinggir jalan sebagai lokasi jual beli, terutama di malam hari. Ini tentu tidak ideal dari segi keselamatan maupun ketertiban,” ungkapnya.

DPMD Kukar juga mendorong agar pengelolaan pasar desa nantinya melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain menciptakan peluang usaha, keikutsertaan BUMDes diharapkan mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) secara berkelanjutan.

“Kalau dikelola BUMDes, maka manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh desa. Selain pendapatan, BUMDes juga akan berkembang sebagai penggerak ekonomi lokal,” tambahnya.

Dengan adanya pasar desa yang representatif, Pemkab Kukar berharap perekonomian desa makin hidup, tertib, dan memberi manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Aulia Minta Penerima Honor Tidak Wajar Kembalikan Dana

29 Juni 2026 - 17:00 WITA

temuan honor tidak wajar Kukar

Sisa Makanan di Kukar 34,58 Persen, Hetifah Dorong Sistem Pangan Cerdas

29 Juni 2026 - 15:36 WITA

food waste kukar

Hari Bhayangkara ke-80, Polres dan Pemkab Kukar Renovasi 9 Rumah

29 Juni 2026 - 12:52 WITA

renovasi rumah tak layak huni Kukar

Pemkab Kukar Waspadai Penurunan DBH Batu Bara Akibat Penyesuaian RKAB

27 Juni 2026 - 21:47 WITA

dbh batu bara kukar

Dugaan Penyimpangan APBDes Lebaho Ulaq Capai Rp500 Juta, Honor Perangkat Desa Sempat Tertunda

26 Juni 2026 - 16:23 WITA

APBDes Lebaho Ulaq

Sekda Kukar Tegaskan Diperiksa KPK sebagai Saksi soal Kerja Sama Aset Daerah

26 Juni 2026 - 16:16 WITA

Sekda Kukar diperiksa KPK
Trending di Hukum - Kriminal