Menu ✖

Mode Gelap

Distanak Kukar · 12 Sep 2025 15:30 WITA

13 Ribu Hektare Sawah Kukar Disiapkan Adopsi Digital Farming, Potensi 33 Ribu Ton Gabah


 13 Ribu Hektare Sawah Kukar Disiapkan Adopsi Digital Farming, Potensi 33 Ribu Ton Gabah Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kutai Kartanegara menyimpan potensi besar dengan 13 ribu hektare sawah aktif yang menunggu sentuhan mekanisasi dan digital farming. Uji coba di lahan demplot seluas 10 hektare di Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong, memberi gambaran jelas: produktivitas padi varietas Leisa melonjak dari 3,6 ton menjadi 6,2 ton per hektare.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang hadir dalam panen perdana itu, menegaskan bahwa keberhasilan Bukit Biru harus diperluas ke seluruh daerah. “Setelah mencoba alat ini, saya melihat mekanisasi pertanian modern sangat efektif. Ke depan kita akan intensifkan agar semua kelompok tani bisa menggunakan teknologi yang sama. Pertama, ini menghemat waktu kerja. Kedua, Alhamdulillah kegiatan ini didukung Bank Indonesia dan Pak Bupati,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

Program ini mendapat dukungan langsung dari Bank Indonesia, yang melibatkan Politeknik Pertanian (Politani) dalam mengembangkan teknologi bio-invigoration. Teknologi berbasis bakteri ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen. “Saat ini kita uji coba di demplot 10 hektare, hasilnya menggembirakan. Dari sebelumnya 3,6 ton per hektare, kini bisa meningkat menjadi 6,2 ton per hektare. Ini peningkatan yang luar biasa,” jelas Seno Aji.

Bila keberhasilan demplot diperluas ke lahan aktif seluas 13 ribu hektare di Kukar, potensi produksi padi bisa melonjak signifikan. Dengan asumsi 6 ton per hektare dan tiga kali panen setahun, produksi gabah diperkirakan mencapai 33 ribu ton. Proyeksi ini dinilai cukup untuk mendukung pencapaian target swasembada pangan Kalimantan Timur pada 2026.

Namun, kunci utama keberhasilan ada pada percepatan pembangunan irigasi. “Kami sudah diskusi dengan Kementerian PUPR untuk percepatan pembangunan irigasi. Kalau ini terpenuhi, Insyaallah panen tiga kali setahun akan tercapai,” tegas Seno Aji. Dengan kombinasi teknologi modern, dukungan akademisi, serta infrastruktur pertanian, Pemprov Kaltim optimistis bisa mengubah potensi sawah Kukar menjadi lumbung pangan daerah sekaligus memperkuat swasembada nasional. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brida Kukar Tekankan Kelengkapan Dokumen Inovasi OPD, Jadi Penentu Penilaian Indeks Daerah

24 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Kukar Minta Hak Konsesi Pertambangan dan Alokasi Gas ke Pusat

24 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemkab Kukar Bawa TPID Raih Juara Kalimantan 4 Tahun Beruntun dan Gulirkan Kredit Kukar Idaman

24 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Karhutla di Kukar, Aulia Koordinasi dengan BNPB Minta Bantuan Helikopter

23 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Aulia Rahman Basri Tegaskan Gerakan Etam Mengaji Berlanjut, Kukar Bidik Juara Umum MTQ Kaltim

23 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pejabat Administrator dan Pengawas Kukar Dilantik, Diminta Perkuat Kinerja dan Inovasi

23 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Trending di Advertorial