okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Memasuki bulan suci Ramadan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panjaitan, Kecamatan Tenggarong, tetap menjalankan program pemenuhan gizi bagi pelajar dengan penyesuaian mekanisme distribusi. Penyaluran paket makanan dijadwalkan mulai 23 Februari 2026 dan menyasar enam sekolah di wilayah layanan.
Kepala SPPG Panjaitan, Idhamsyah, menjelaskan bahwa sekolah penerima manfaat terdiri dari empat sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama, yakni SDN 01, SDN 03, SDN 018, SDN 011, serta SMP 1 dan SMP 2.
“Untuk bulan puasa tahun ini, pendistribusian kami lakukan mulai tanggal 23 Februari, melayani enam sekolah,” ujarnya.
Ia menuturkan, selama Ramadan mekanisme distribusi dilakukan setiap dua hari sekali. Skema tersebut dipilih agar penyaluran lebih efektif sekaligus menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.
“Terkait mekanismenya, kami distribusi per dua hari dengan menu kering yang tahan lama sehingga bisa dimakan pada saat buka puasa,” jelasnya.
Menurutnya, menu kering dipilih agar tetap aman dikonsumsi hingga waktu berbuka tanpa mengurangi nilai gizi yang dibutuhkan siswa. Seluruh komposisi makanan, kata dia, telah melalui perhitungan tenaga ahli gizi.
“Untuk gizinya sendiri tentunya sudah dihitung oleh ahli gizi kami,” tegasnya.
Program ini diharapkan dapat membantu menjaga kecukupan nutrisi pelajar selama menjalankan ibadah puasa sehingga mereka tetap sehat dan mampu mengikuti kegiatan belajar dengan optimal. (atr)








