Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 6 Okt 2026 16:54 WITA

DPRD Kukar Evaluasi Fasilitas Pencegahan Kebakaran Usai 75 Bangunan Terbakar


Penyerahan bantuan untuk korban kebakaran di Gang Wakaf oleh DPRD Kukar (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Penyerahan bantuan untuk korban kebakaran di Gang Wakaf oleh DPRD Kukar (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA– Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menyoroti keterbatasan fasilitas penanganan kebakaran di kawasan permukiman padat, setelah kebakaran melanda Jalan Danau Aji, Jalan Ali Mudin, dan Jalan Danau Lipan, Senin (5/10/2026).

Kebakaran yang terjadi Senin sore tersebut menghanguskan sekitar 75 bangunan rumah dan berdampak terhadap puluhan kepala keluarga. Kondisi permukiman yang padat serta keterbatasan akses menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian DPRD Kukar.

Hal itu disampaikan Ahmad Yani saat bersama anggota DPRD Kukar meninjau langsung lokasi kebakaran, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama agar penanganan dan pencegahan kebakaran di kawasan padat penduduk dapat diperkuat.

“Kepadatan, kemudian fasilitas, jalan yang tidak memadai. Akhirnya yang harusnya satu kebakaran ini ternyata semuanya hampir kena,” kata Ahmad Yani.

Ia menyebut, berdasarkan pendataan sementara, kebakaran tersebut berdampak terhadap sekitar 62 kepala keluarga. DPRD Kukar, kata dia, mendorong agar kawasan terdampak nantinya dapat ditata dan dipulihkan dengan memperhatikan kelengkapan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

“Ke depan insyaallah semoga ini bisa kita recovery kembali, perbaiki kembali, ditata ulang supaya betul-betul fasilitas pemerintah, baik fasilitas umum maupun fasilitas sosialnya bisa recovery semua,” ujarnya.

Ahmad Yani juga menyoroti kebutuhan infrastruktur pendukung pemadam kebakaran. Menurutnya, kawasan permukiman padat perlu dilengkapi sarana yang dapat memudahkan petugas melakukan penanganan ketika terjadi kebakaran, termasuk akses jalan, mobil tangki, hingga hidran kering.

Ia menilai keterbatasan fasilitas tersebut tidak boleh kembali terjadi. DPRD Kukar berencana melakukan evaluasi untuk memastikan infrastruktur pencegahan dan penanganan kebakaran tersedia, terutama di kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi.

“Kita akan evaluasi semua. Kita pastikan bahwa semuanya itu lengkap dan tidak boleh ada tempat-tempat, termasuk yang memang padat penduduk, fasilitas itu tidak memadai,” tegasnya.

Selain melakukan peninjauan, Ahmad Yani bersama anggota DPRD Kukar juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut membantu korban kebakaran.

“Kita harap masyarakat kita yang punya rezeki berlebih sama-sama bawa ke tempat ini untuk meringankan beban masyarakat kita yang terkena dampak,” pungkasnya.(Adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kebakaran 75 Bangunan, DPRD Kukar Dorong Jaringan Hidran di Permukiman Padat

6 Oktober 2026 - 16:56 WITA

Mitigasi Pascakebakaran, Pemkab Kukar Petakan Akses Jalan dan Titik Hidran

6 Oktober 2026 - 16:51 WITA

Pemkab Kukar Pastikan Korban Kebakaran Jalan Alimudin Dapat Penanganan

6 Oktober 2026 - 16:47 WITA

Pabrik Rumput Laut Muara Badak Belum Beroperasi, Kukar Siapkan Rp10 Miliar untuk Fasilitas Pendukung

5 Oktober 2026 - 21:40 WITA

Usai Tampil di Erau 2026, 350 Penari Terima Honor Rp1,4 Juta

5 Oktober 2026 - 21:22 WITA

HUT ke-81 TNI, Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Bersama Jajaran TNI

5 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Trending di Advertorial