Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 2 Nov 2026 17:26 WITA

Lelang Waterboom Pulau Kumala Rampung, Kontrak Belum Diteken, Rendi Solihin Bakal Evaluasi


 Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA– Pembangunan wahana Waterboom di kawasan wisata Pulau Kumala, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), belum memasuki tahap pengerjaan meski proses lelang telah selesai dan pemenang kegiatan sudah ditetapkan.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan anggaran pembangunan sebesar Rp2,5 miliar telah disiapkan dalam tahun anggaran 2026. Namun, hingga Jumat (30/10/2026), prosesnya masih terkendala belum ditandatanganinya kontrak pekerjaan.

Padahal, pemerintah daerah sebelumnya menargetkan Waterboom Pulau Kumala dapat dinikmati masyarakat saat libur Lebaran 2027.

“Harusnya kemarin bersama Pak Bupati, libur Lebaran 2027 itu sudah bisa kita nikmati. Uangnya ada, sudah dilelang, tinggal kontrak. Kontraknya belum dibuatkan. Nanti saya follow up lagi ke teman-teman dinas,” kata Rendi.

Selain persoalan administrasi kontrak, Rendi mengungkapkan hasil pengecekan kembali menemukan adanya kebocoran pada fasilitas Waterboom. Meski tergolong kebocoran kecil, titik kebocoran yang tersebar di sejumlah bagian dinilai berdampak cukup besar terhadap kondisi fasilitas.

Temuan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu ditangani sebelum pembangunan maupun pengoperasian wahana dilanjutkan.

Terkait kemungkinan penambahan anggaran pada 2027, Rendi menyebut peluang tersebut tetap terbuka. Namun, menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan terlebih dahulu realisasi penggunaan anggaran yang telah dialokasikan tahun ini.

“Harusnya ada (tambahan anggaran). Tapi bagaimana mau menambah, yang ini saja belum dipakai,” ujarnya.

Untuk pengelolaan ke depan, Rendi menjelaskan Waterboom dapat dikelola oleh satu perusahaan. Skema pengelolaannya bisa melalui perusahaan daerah (Perusda), pihak pengelola Pulau Kumala, maupun kerja sama dengan pihak ketiga melalui mekanisme penyewaan.

Ia juga menegaskan akan terus memantau sejumlah fasilitas dan bangunan milik pemerintah daerah yang belum difungsikan secara optimal.

Bersama Bupati Kukar, Rendi berencana memastikan beberapa bangunan yang sebenarnya sudah dapat dimanfaatkan segera difungsikan, termasuk gedung ekonomi kreatif (Ekraf).

Menurutnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah terkait pemanfaatan aset dan fasilitas daerah yang perlu dituntaskan pada 2027, agar pembangunan yang telah dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.(adv/diskomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Revitalisasi Pengelolaan Pantai Tanah Merah, Rendi Solihin Dorong Wisata Berkontribusi bagi PAD

2 November 2026 - 17:27 WITA

Aulia Basri Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Profesi Wartawan

2 November 2026 - 12:25 WITA

Dispora Kukar Bekali Pengusaha Muda Kemampuan Digital, Dorong Usaha Lokal Naik Kelas

31 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Aulia Pastikan Bonus Atlet Kukar Minimal Setara Periode Sebelumnya, Siap Samakan dengan Daerah Tertinggi

31 Oktober 2026 - 17:59 WITA

Lepas 2.503 Kontingen, Aulia Targetkan Kukar Juara Umum di Lima Ajang Olahraga Kaltim 2026

31 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Tak Cukup Terangi Pusat Desa, Pemkab Kukar Sasar Permukiman Terpencil Lewat PLTS Komunal

30 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Trending di Advertorial