Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 16 Feb 2022 19:39 WITA

Ratusan Makam Tua Longsor di Palaran


Ratusan Makam Tua Longsor di Palaran Perbesar

okeborneo.com, SAMARINDA – Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda kemarin hingga Rabu (16/2/2022) pagi tadi menyebabkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) longsor di jalan Kamboja RT 35, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran.

Pemakaman yang sudah ada dari sebelum tahun 1952 ini diketahui terdapat tiga titik longsoran yang berdampak ratusan makam terbongkar dan bergeser sehingga menimbun makam lainnya.

Juru kunci makam,Sumarni (53) mengatakan pemakaman ini yang pertama dan tertua di kecamatan Palaran khususnya di Kelurahan Rawa Makmur.

“Disini tempat pemakaman umum, ada tiga titik longsoran, disini makam umum jadi ada Islam, Kristen, Hindu dan lainnya,” terangnya.

Dikatakan Sumarni, kejadian awal saat hujan tadi malam tepatnya jam 01.00 WITA terdengar suara gemuruh namun tak digubris olehnya.

“Saya pikir cuman mimpi saja ternyata pas tadi pagi lihat ada longsor di atas, sekitar 100an makam yang longsor,” ucapnya

“Makam yang longsor itu makam tua, sudah ada dari sekitar tahun 1988 dan dulu pernah terjadi di area lain namun tidak parah seperti saat ini,” tandasnya.

Dari pantauan okeborneo.com ratusan makam tua tersebut sebelumnya berada diatas gunung dengan ketinggian 20 meter namun setelah longsor makam tua tersebut porak poranda dan menutupi makam lainnya dengan luasan sekitar 20 meter persegi.

Kejadian tersebut langsung ditinjau Kapolsek Palaran bersama Koramil 0901-04 Palaran dan Lurah Rawa Makmur beserta unsur terkait.

Kapolsek Palaran, Kompol Roganda yang meninjau langsung di TPU Rawa Makmur mengatakan setelah ditinjau terdapat tiga titik longsoran satu yang cukup besar dan dua titik kecil.

“Jadi ada sekitar 100an kuburan yang rusak dan bergeser akibat longsor ini” sebutnya.

Dijelaskan Roganda, tadi malam intensitas hujan cukup deras di kawasan Palaran dan struktur tanah (kuburan) tersebut tidak kuat sehingga mengakibatkan tanah tersebut longsor.

Setelah kejadian ini Polsek Palaran beserta jajarannya akan mengambil langkah mengantisipasi dan mengimbau kepada keluarga agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang.

“Kami menyarankan kepada pihak keluarga yang makamnya terdampak untuk tidak menggali-gali tapi hanya merapikan nisan yang ada menghadap kiblat,” ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkannya Polsek, Koramil dan Pemerintah terkait akan mengupayakan menangani peristiwa ini.

“Untuk jangka pendek agar dapat segera dibuat turap sementara untuk jangka panjang akan dibuat turap alami dengan menanam tumbuhan keras agar struktur tanah menjadi kuat,” pungkasnya. (bdp/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Lima Rumah Ludes, Kebakaran di Kota Bangun Rugikan Warga Rp3 Miliar

23 April 2026 - 15:41 WITA

Kebakaran kota bangun

Kebakaran Landa Desa Sebuntal, 1 Rumah Hangus Terbakar

16 Juni 2025 - 11:53 WITA

Dikabarkan Pemuda Berprofesi Sebagai Badut Terjun ke Sungai Mahakam

12 April 2025 - 23:35 WITA

RSUD AM Parikesit Evakuasi Pasien ke Gedung Baru yang Akan Difungsikan sebagai Poliklinik

24 Oktober 2024 - 22:18 WITA

Insiden Ambruknya Atap Gedung, Direktur RSUD AM Parikesit Pastikan Pasien Dievakuasi dalam Kondisi Aman

24 Oktober 2024 - 18:53 WITA

Trending di Peristiwa