Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 23 Apr 2026 15:41 WITA

Lima Rumah Ludes, Kebakaran di Kota Bangun Rugikan Warga Rp3 Miliar


Petugas pemadam kebakaran bersama warga berupaya menjinakkan api yang melalap permukiman di Dusun Kampung Baru, Desa Liang, Kecamatan Kota Bangun, Kamis (23/4/2026) dini hari. (Istimewa) Perbesar

Petugas pemadam kebakaran bersama warga berupaya menjinakkan api yang melalap permukiman di Dusun Kampung Baru, Desa Liang, Kecamatan Kota Bangun, Kamis (23/4/2026) dini hari. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Kebakaran besar melanda permukiman warga Dusun Kampung Baru RT 011, Desa Liang, Kecamatan Kota Bangun, Kamis (23/4/2026) dini hari. Sedikitnya lima rumah ludes terbakar, sementara tiga rumah lainnya mengalami kerusakan akibat terdampak api. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp3 miliar.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.45 Wita. Beberapa menit kemudian, laporan diterima petugas pemadam kebakaran yang langsung mengerahkan personel ke lokasi.

Saat tim tiba sekitar pukul 02.07 Wita, kobaran api disebut sudah membesar dan melalap sejumlah bangunan. Material rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Upaya pemadaman dilakukan tim Damkarmatan Pos Sektor Kota Bangun bersama relawan dan warga setempat. Api berhasil dikendalikan sekitar satu jam kemudian, dilanjutkan proses pendinginan hingga menjelang subuh untuk mencegah munculnya titik api baru.

Kepala Pos Sektor Damkarmatan Kota Bangun, Abdi Ratama, mengatakan kerja sama petugas dan warga menjadi faktor penting dalam menekan dampak kebakaran.

“Api cepat membesar karena kondisi bangunan, namun kerja sama semua pihak membuat kebakaran dapat segera dikuasai,” ujarnya.

Data sementara mencatat lima rumah yang terbakar masing-masing milik Ahmad Supian, Syahril, Mardiansyah, Syamsuddin, dan Johan.

Sementara itu, tiga rumah lain milik Darwin, Azwar, dan Darmawan mengalami kerusakan akibat terdampak kobaran api.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik dari meteran salah satu rumah warga. Penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam penanganan kejadian ini, petugas mengerahkan dua unit armada pemadam berkapasitas 3.500 liter dan 5.000 liter beserta peralatan pendukung.

Operasi pemadaman juga melibatkan unsur Muspika Kecamatan Kota Bangun, kepolisian, TNI, tenaga medis, relawan, serta masyarakat setempat.

Pasca kejadian, pemerintah kecamatan bersama unsur terkait menggelar rapat koordinasi di lokasi. Salah satu langkah awal yang disepakati adalah mendirikan posko darurat untuk membantu warga terdampak. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

3 Hari 3 Malam, Warga Kedang Ipil Jalani Tradisi Nutuk Beham Usai Panen

23 April 2026 - 11:06 WITA

nutuk beham

Warga Protes Rekrutmen RSUD AMI, Bupati Sebut 60 Persen Pegawai Tenaga Lokal

22 April 2026 - 13:36 WITA

Rekrutmen RSUD AMI

Lapas Perempuan Tenggarong Penuh, Sebagian Warga Binaan Masih Dititip di Lapas Laki-laki

22 April 2026 - 12:41 WITA

Lapas Perempuan Tenggarong

Kartini Masa Kini? Ipda Fabiola Pimpin Unit di Polres Kukar pada Usia 23 Tahun

22 April 2026 - 02:27 WITA

Ipda Fabiola Umaida

Akademisi Samarinda: Kartini Masa Kini Sudah Masuk Pusat Kekuasaan dan Inovasi

21 April 2026 - 11:13 WITA

kartini

Setor PAD Rp2 Miliar, Warung Tahu Sumedang Malah Ditutup, DPRD Kukar Protes

21 April 2026 - 10:30 WITA

tahu sumedang ditutup
Trending di Ekonomi