okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Karang Taruna Kalimantan Timur akan diarahkan lebih aktif dalam program ketahanan pangan setelah Hendra terpilih secara aklamasi sebagai ketua. Program itu akan menyasar pemberdayaan pemuda di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Hendra terpilih dalam Temu Karya Karang Taruna Kaltim yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Selasa (12/5/2026).
Usai terpilih, Hendra menegaskan komitmennya untuk membangkitkan kembali peran Karang Taruna agar lebih aktif, produktif, dan hadir sebagai bagian dari solusi di tengah masyarakat.
“Ke depan Karang Taruna harus bangkit kembali dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari persoalan,” ujarnya.
Menurut Hendra, kepengurusan baru akan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota. Ia ingin Karang Taruna memiliki arah gerak yang lebih jelas sebagai wadah pengembangan generasi muda di berbagai sektor.
Ia menyebut semangat kebangkitan organisasi juga sejalan dengan arahan Ketua Umum Karang Taruna Nasional. Seluruh pengurus daerah diminta memperkuat kolaborasi dan kerja nyata di lapangan.
Dalam menjalankan program organisasi, Hendra memastikan Karang Taruna Kaltim akan membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. Kerja sama itu terutama diarahkan pada bidang kepemudaan, sosial, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin menjadi inspirasi dalam kemitraan strategis dengan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” katanya.
Selain konsolidasi organisasi, Hendra menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu fokus utama kepengurusan baru. Program tersebut akan dikembangkan melalui pelatihan dan pemberdayaan pemuda di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Menurutnya, sektor pangan memiliki potensi besar untuk membuka peluang usaha baru bagi generasi muda di Kalimantan Timur. Karang Taruna, kata dia, dapat menjadi ruang bagi pemuda untuk masuk ke sektor produktif melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan kewirausahaan.
“Pemuda harus dilibatkan dalam program produktif seperti peternakan, pertanian, dan perikanan agar bisa menciptakan kemandirian ekonomi,” ungkapnya.
Hendra juga optimistis pemerintah daerah akan memberi dukungan terhadap aktivitas Karang Taruna. Ia menilai regulasi terbaru telah memperjelas posisi pemerintah sebagai pembina organisasi, termasuk dalam dukungan operasional dan pembinaan teknis.
Dengan kepengurusan baru, Karang Taruna Kaltim akan mulai menyiapkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan pengembangan pemuda. Fokus ketahanan pangan menjadi salah satu arah kerja yang akan didorong melalui konsolidasi organisasi, kemitraan pemerintah, dan pemberdayaan pemuda di daerah. (atr/bby)








