okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Yayasan Gerakan Literasi Kutai (GLK) meluncurkan program pemberdayaan penyandang disabilitas dengan tema “Difabel Unggul, Kukar Inklusi” hasil kolaborasi bersama PT Raja Kutai Baru Makmur (RKBM) yang berlangsung di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (21/5/2022).
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Anggota DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid, Muspika Anggana serta Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar), Totok Heru Subroto yang sekaligus membuka kegiatan yang dilanjutkan dengan pelatihan bahasa isyarat kepada penyandang disabilitas tuna rungu.
Pendiri GLK Erwan Riadi menyebutkan bahwa penyandang disabilitas saat ini perlu pemberdayaan yang saat ini dinilai masih kurang. “Kami melihat sejauh ini pemberdayaan untuk saudara kita terhadap penyandang disabilitas ini memang kurang khsususnya untuk wilayah Kukar,” tuturnya.
Dirinya memahami bahwa sesungguhnya penyandang disabilitas sangat memerlukan itu. Beruntung, karena ketika ingin merencanakan untuk melakukan pemberdayaan penyandang disabilitas kemudian ditemukan dengan pihak lain yang juga punya misi yang sama yakni PT RKBM.
“Mereka punya program CSR yang memang sejak awal didorong ke arah pemberdayaan disabilitas,” ujarnya.
Terkait dengan pelatihan, Erwan mengatakan, penyentuhan terhadap penyandang disabilitas ini tidak sama dengan masyarakat normal pada umumnya, pihaknya tidak merancang kelas yang sifatnya masif atau massa. “Kegiatannya bersifat menyesuaikan dengan kebutuhan dari para penyandang tersebut. Jadi kita tidak bikin kelas yang diikuti banyak orang, kita melakukan yang sifatnya pemberdayaan orang per orang,” urainya.
Dirinya menambahkan, untuk saat ini pihaknya sudah memiliki beberapa mentor untuk mendampingi penyandang disabilitas serta sudah berkomunikasi dengan beberapa pihak salah satunya yakni Balai Latihan Kerja (BLK), yang ada di Samarinda.
“BLK memiliki beberapa divisi yang siap untuk membantu penyandang disabilitas untuk melakukan pelatihan,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur PT Raja Kutai Baru Makmur (RKBM) Satrio Hadi Waskito menilai program ini penting dan berguna bagi masyarakat. Dan mungkin selama ini belum disentuh oleh perusahaan lain. “Setelah kita banyak berinteraksi bersama Pak Erwan dari GLK, kami berkesimpulan ini program penting yang bagus dan harus dilaksanakan,” sebutnya.
Ia pun menegaskan, PT RKBM siap mendukung terutama program yang akan dijalankan GLK, baik itu bentuk kegiatan maupun peralatan. Peralatan – peralatan itu juga mulai harus di pikirkan, khususnya keterampilan serta untuk peningkatan SDM, kemampuan dan literasi dalam arti seluasnya, tidak hanya baca tulis.
“Selagi masih dibutuhkan serta bermanfaat untuk banyak orang, kita akan support terus kegiatan – kegiatan selanjutnya, ” tutupnya. (atr/ob1/ef)










