okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) Farida mendukung penuh upaya pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas pengerjaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar pada tahun 2022 ini.
Diketahui program bedah rumah pun bakal direalisasikan tahun ini. Sekitar 300 rumah di Kecamatan Samboja yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) akan dilakukan perbaikan agar sesuai persyaratan.
“Tentunya ini merupakan hal positif yang dilakukan Pemkab Kukar dalam hal pengentasan kemiskinan di wilayah Samboja, dan ini harus didukung penuh oleh semua pihak,” ujar Farida.
Saat ini masyarakat masih terseok-seok soal perekonomian karena selama kurang lebih dua tahun dihajar oleh covid – 19. Dengan adanya program bedah rumah tersebut yang jelas akan membuat masyarakat terbantu yang dulunya tempat tinggal tidak layak sekarang menjadi layak huni.
“Kehidupan warga menurun dari segi ekonomi yang disebabkan oleh Covid-19. Jadi dengan adanya program itu tentunya baik untuk pengentasan kemiskinan. Dan yang jelas ini merupakan motivasi dan semangat kepada masyarakat,” terangnya.
Tak hanya itu, Farida pun berkomitmen untuk terus membantu Kecamatan Samboja dalam hal pengentasan kemiskinan melalui aspirasinya. Ia telah menampung semua aspirasi dari kelompok masyarakat dan akan segera mewujudkan dalam waktu dekat.
“Semua kebutuhan yang disampaikan oleh masyarakat akan kita akomodir, tentunya ini juga bagian dari membantu pemulihan ekonomi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, ada dua kecamatan di Kukar yang akan mendapatkan program bedah rumah tahun ini yakni Kecamatan Samboja dan Kecamatan Muara Kaman. Kurang lebih angka senilai Rp 11 miliar disiapkan untuk realisasi pembangunannya. (atr/ob1/ef)









