Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 26 Nov 2022 17:07 WITA

Bupati Kukar Serahkan Bantuan Alat Tukang Kepada Komunitas Perkayuan


Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi oleh Sekda Kukar Sunggono menyerahkan bantuan alat tukang kepada komunitas kayu Perbesar

Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi oleh Sekda Kukar Sunggono menyerahkan bantuan alat tukang kepada komunitas kayu

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menghadiri acara penutupan acara Revolusi Industri Perkayuan 4.0 menuju Kukar Idaman yang Mandiri dan Berdaya Saing dan penandatanganan MoU serta penyerahan bantuan alat tukang kepada komunitas perkayuan, bertempat di Workshop IDEA Borneo, Jalan Gunung Belah, Kecamatan Tenggarong.

Adapun kegiatan pelatihan Revolusi Industri Perkayuan 4.0 ini diikuti puluhan peserta yang terdiri dari enam kecamatan yang ada di Kukar, sedangkan peserta yang dilibatkan dalam pelatihan tersebut diantaranya kelompok disabilitas. Hal ini bertujuan agar mereka juga bisa memiliki kualitas dan keterampilan dalam menciptakan sebuah produk dari bahan jenis kayu.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, pelatihan ini adalah bukti bahwa salah satu program Kukar Siap Kerja dalam bentuk pelatihan bisa dilaksanakan di sektor industri perkayuan/furniture. Ia pun berharap kegiatan ini tidak hanya sampai disini saja.

“Namun harus dipastikan nanti ilmunya yang didapat bisa diterapkan. Apakah dia membuka usaha sendiri, apa dia bekerja dengan para pengusaha yang bekerja di sektor ini kita pastikan dengan baik,” ucap Edi.

Dalam penyampaiannya, dari enam kecamatan yang terlibat dalam kegiatan mayoritas semua generasi muda. Dimana mereka menunjukkan sudah bisa membuat produk sendiri dengan keahliannya. Maka dari itu, diharapkan mereka bisa membuat usaha sendiri.

“Secara nasional ada peran pemerintah memberi kebijakan perbankan, modal usaha. Pemerintah juga sudah memberi ruangan yang besar terhadap produk lokal, contohnya meja dan kursi. Nanti kita lihat keberlangsungan jumlah produksinya,” sebutnya.

Mengingat, kebutuhan meja dan kursi bagi satuan pendidikan di Kukar sangat tinggi. Seperti TK, Paud, SDN dan SMP itu bisa akan terpenuhi secara bertahap. Jikalau ini sudah masuk dalam E-Catalog otomatis bisa dipasarkan ditingkat kabupaten.

“Sudah saya arahkan nanti akan kita teruskan pelatihan ini. Cuman harus dilakukan pemetaan dengan baik potensinya. Jangan kita melatih tidak sesuai, seperti di muara jawa itu basis kemaritiman. Kalau di kecamatan yang kayunya banyak bisa dilakukan pelatihan kayu. Karena pengembangan kita ini berbasis kawasan dan potensi, SDM termasuk,” pungkas Edi. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bantuan Lansia dan Disabilitas Kukar Berlanjut, 600 Penerima Program Permakanan Dievaluasi Tiap Tiga Bulan

10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Fiskal Terbatas, Aulia Rahman Basri Pastikan Belanja Pegawai dan Pelayanan Publik Tetap Terjaga

10 Oktober 2026 - 18:14 WITA

Aulia Dorong Daerah Terlibat Langsung dalam Pengelolaan Migas dan Tambang

10 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Seleksi Pramuka Garuda Kukar Dibagi Dua Tahap, Pengukuhan Ditargetkan November

9 Oktober 2026 - 20:57 WITA

Kukar Bidik Juara Porprov Korpri Kaltim 2026, Atlet Mulai Jalani Persiapan

9 Oktober 2026 - 14:34 WITA

Pemkab Kukar Siapkan Dana RT untuk Perkuat Sistem Air di Kawasan Rawan Kebakaran

8 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Trending di Advertorial