okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Hari kelima perayaan event Erau Pelas Benua, pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura melaksanakan kegiatan Beseprah. Ajang ini digunakan untuk menjalin silaturahmi kepada lapisan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Diponegoro, sepanjang jalur depan Museum Mulawarman.
Adapun dalam proses Beseprah turut dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar Abdul Rasid, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin dan juga unsur forkopimda Kukar.
Beseprah adalah sebuah tradisi di dalam event Erau Pelas Benua. Dalam bahasa kutai, Beseprah memiliki arti duduk bersila di atas tikar sembari makan bersama. Didalamnya Berbagai macam makanan khas Kutai disajikan di atas kain atau terpal sepanjang kurang lebih satu kilometer di jalan Diponegoro, letak Museum Mulawarman berada.
Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid pun mengapresiasi pelaksanaan Beseprah. Menurutnya, ini salah satu momentum yang luar biasa bagi pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Khusunya kepada yang mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin untuk menjalin silaturahmi kepada lapisan masyarakat.
“Artinya pada saat beseprah ini kita sudah meninggalkan status kita. Kita duduk bersama, menikmati makan sama-sama dengan masyarakat. Ini tradisi yang luar biasa dan harus kita lestarikan,”ujarnya.
Ia meminta kepada seluruh masyarakat agar terus meningkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan untuk terus membangun nilai-nilai budaya yang ada di Kukar.
“Harapannya budaya ini bisa kita lestarikan, kemudian nilai-nilai kebersamaan serta kepedulian antar masyarakat semakin ditingkatkan,” pintanya.
Dengan adanya ini mudah-mudahan dari kegiatan ini bisa menjadi kegiatan pariwisata andalan Kukar untuk mengajak orang dari luar untum mengikuti kegiatan ini. Seperti dilihat banyak masyarakat dari luar Kukar yang berkunjung untuk melihat event ini, tentu ini hal yang positif.
“Tadi ada beberapa wisatawan asal samarinda datang kesini untuk melihat kebudayaan kita, mudah-mudahan dengan kegiatan beseprah ini bisa menjadi tujuan wisata di kabupaten Kukar,” tutupnya. (adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)









