Menu

Mode Gelap

Advertorial · 9 Agu 2025 21:57 WITA

Abdul Rasyid Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal di Kukar


Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul Rasyid menegaskan pentingnya penguatan ekonomi berbasis potensi lokal di setiap wilayah. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul Rasyid menegaskan pentingnya penguatan ekonomi berbasis potensi lokal di setiap wilayah. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Wakil Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasyid, menegaskan bahwa penguatan ekonomi masyarakat harus dimulai dari pengelolaan potensi lokal yang ada di setiap wilayah. Menurutnya, banyak usaha kecil dan kelompok masyarakat di Kukar yang sebenarnya memiliki prospek menjanjikan, namun masih terbentur keterbatasan modal dan fasilitas pendukung.

Hal tersebut disampaikannya usai menampung berbagai aspirasi masyarakat terkait pengembangan usaha lokal yang telah berjalan. Beberapa kelompok warga, kata Rasyid, meminta dukungan dari pemerintah daerah agar kegiatan ekonomi mereka bisa lebih berkembang dan berdaya saing.

“Kalau memungkinkan dari sisi anggaran, kami akan perjuangkan supaya kegiatan ekonomi yang sudah berjalan bisa ditingkatkan skalanya. Kalau belum bisa tahun ini, akan kita dorong realisasinya di tahun depan,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Rasyid menilai, potensi lokal seperti perikanan, pertanian, hingga usaha mikro perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah. Ia meyakini, jika potensi tersebut dikelola secara serius dan berkelanjutan, maka akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Banyak warga sudah berusaha secara mandiri, tapi terkendala modal dan sarana produksi. Kalau ada dukungan pemerintah, baik dalam bentuk bantuan alat, modal usaha, maupun pelatihan, saya yakin kapasitas mereka akan meningkat,” jelas politisi Partai Golkar tersebut.

Sebagai contoh, ia menyebut budidaya ikan yang dilakukan secara swadaya oleh warga bisa dikembangkan lebih luas jika ditunjang fasilitas tambahan, seperti kolam modern atau pakan yang lebih efisien. Upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menyerap tenaga kerja di tingkat lokal.

Rasyid juga mengapresiasi semangat masyarakat Kukar yang tetap berusaha di tengah keterbatasan. Menurutnya, semangat gotong royong dan kemandirian warga merupakan modal sosial penting dalam membangun perekonomian daerah.

“Ini semangat yang luar biasa. Warga sudah punya niat dan kemampuan, tinggal bagaimana kita mendukung agar usaha mereka bisa berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD Kukar akan terus mendorong agar program penguatan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah.

“Kalau potensi di tiap kecamatan dimaksimalkan, saya yakin Kukar bisa membangun ekonomi yang mandiri, berdaya tahan, dan berkelanjutan,” pungkasnya (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kebakaran Jalan Pesut Kukar, Damkar Kerahkan Tujuh Unit dan Kuasai Api dalam 20 Menit

4 September 2026 - 21:47 WITA

Dana Kurang Salur Rp2,4 Triliun Belum Pasti Cair, Pemkab Kukar Koreksi APBD Perubahan 2026

4 September 2026 - 17:58 WITA

Kasus ISPA di Kukar Melonjak, Tembus 9.075 Kasus Selama Agustus

4 September 2026 - 15:40 WITA

PJJ Mulai Diterapkan Hari Ini di Sejumlah Wilayah Kukar, Sekolah Diberi Fleksibilitas

3 September 2026 - 14:28 WITA

Kukar Berlakukan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP Mulai 3 September Imbas Karhutla dan Kekeringan

2 September 2026 - 18:40 WITA

Kemarau Panjang, Kukar Gelar Salat Istisqa: Bupati Sebut Kekeringan hingga Asap Jadi Ancaman

2 September 2026 - 12:20 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru