Menu

Mode Gelap

DPRD Kutai Kartanegara · 24 Agu 2022 19:13 WITA

APBD Perubahan Disahkan, Abdul Rasid Harap Pembangunan yang Sempat Terhenti Bisa Kembali Dilanjutkan


Penandatanganan Kesepakatan APBD Perubahan tahun 2022 Perbesar

Penandatanganan Kesepakatan APBD Perubahan tahun 2022

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan rapat paripurna ke -18 dalam acara “Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022”.

Kegiatan rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat paripurna kantor DPRD Kukar, adapun dalam pelaksanaan tersebut turut hadir Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Rabu (24/8/2022).

Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid mengatakan, pada hari ini DPRD Kukar beserta Pemkab Kukar yang diwakili oleh Wakil Bupati Rendi Solihin telah menyepakati anggaran APBD perubahan tahun 2022. Tentunya dengan kesepakatan hari ini agar bisa melanjutkan pembangunan yang belum sempat terselesaikan.

“Harapan kita mudah-mudahan dari perubahan ini bisa melanjutkan kegiatan pembangunan yang belum berjalan atau belum selesai pada saat anggaran murni kemarin,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia segera meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menginput kegiatan yang akan dilaksanakan. Setelah itu akan dibawa ke DPRD Provinsi untuk dievaluasi berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan.

“Dari pengesahan prosesnya selama tiga hari, hanya tinggal evaluasi aja lagi,”sebut Rasid.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin menuturkan, APBD perubahan ini untuk memastikan pembangunan – pembangunan yang belum terlaksana di Kukar bisa kembali dilanjutkan. Artinya di perubahan ini bisa dilakukan evaluasi, sehingga ada berapa item pekerjaan yang bisa masuk dalam hal ini.

“Karena waktu perubahan itu terbilang singkat jadi memang kegiatan yang masuk dalam perubahan ini kegiatan yang betul-betul penting. Seperti kejadian longsor kecil dibeberapa titik insya Allah itu masuk dalam perubahan semua, ” sebutnya.

Adapun total APBD perubahan menyentuh Rp 1 triliun, itu sudah termasuk dengan silva sebesar Rp 55 miliar dan itu tidak semua bisa digunakan secara utuh karena memang ada hal yang harus dibayarkan untuk pegawai kalau tidak salah.

“Detailnya saya kurang tau. Cuma yang jelas kurang lebih ada satu triliun. Tetap ada 10% untuk kesehatan, 10 % untuk pendidikan, 20% 25% untuk infrastruktur dan termasuk aspirasi dari teman teman anggota DPRD Kukar, ” bebernya.

Kemudian, saat ini Pemkab Kukar telah menetapkan beberapa kegiatan prioritas pada APBD perubahan ini seperti pematangan lahan untuk rumah sakit Muara Badak, pematangan lahan pasar Tangga Arung ,jalan poros Kahala, dan beberapa titik spot seperti wilayah Sebelimbingan hingga jalan SP 2 – SP 6 .

“Itu semua sudah kita masukkan dalam APBD Perubahan tahun 2022 , semoga pada tahun 2023 semuanya bisa tuntas terlaksana dengan baik,” tandasnya. (adv/dprdkukar/atr/ob1)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Semi Modern Tangga Arung Disebut Bakal Jadi Mall Baru Tenggarong

14 November 2025 - 18:05 WITA

Pasar Semi Modern Tangga Arung

Sekolah di Pesisir Kukar Banyak Rusak, Safruddin Desak Perbaikan Segera Dilakukan

13 November 2025 - 21:18 WITA

Sekolah rusak di pesisir Kukar

Kontingen Popda Kukar 2025 Resmi Dilepas, Fokus pada Sportivitas dan Pembinaan

12 November 2025 - 18:00 WITA

Popda Kukar 2025

RPJMD Kukar 2025–2029 Jadi Kompas Utama Pembangunan Daerah

11 November 2025 - 17:58 WITA

RPJMD Kukar 2025–2029

Akbar Haka Serap Aspirasi Warga Loa Ipuh soal Infrastruktur dan Masjid

10 November 2025 - 17:56 WITA

Aspirasi Warga Loa Ipuh

APBD Kukar 2026 Disepakati Rp 7,5 Triliun, DPRD Tekankan Ketepatan Sasaran

8 November 2025 - 17:50 WITA

APBD Kukar 2026
Trending di Advertorial