okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nomor urut 1, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin, menyampaikan komitmen mereka untuk terus memperjuangkan program “Kukar Idaman Terbaik” usai mengikuti debat publik yang digelar di Gedung Beladiri, Komplek Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, pasca putusan Mahkamah Konstitusi.
Dalam pernyataannya, Calon Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa debat bukan ajang mencari perselisihan, melainkan sarana adu gagasan antar kandidat. Ia mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk memahami visi dan misi para calon sebelum menentukan pilihan.
“Debat ini bukan mencari perselisihan, tapi lebih kepada adu gagasan satu sama lain. Warga Kukar wajib mengetahui visi misi para kandidat, dan kami sudah tahu bahwa 69 persen warga Kukar menentukan pilihan ke Kukar Idaman Terbaik. Kita ingin yang terbaik bagi Kukar,” ungkap Aulia.
Sementara itu, Calon Wakil Bupati Rendi Solihin menyoroti pentingnya menjaga partisipasi pemilih yang telah mendukung pasangan Aul-Rendi sebelumnya. Ia berharap ratusan ribu suara yang telah diberikan tidak terbuang sia-sia, dan menegaskan bahwa komitmen mereka terhadap seluruh program yang telah dijalankan tidak akan berubah.
“Pada kesempatan ini kami ingin memastikan bahwa 259 ribu suara kemarin bisa kembali datang ke TPS untuk memilih. Karena percuma kemarin sudah didukung, tapi programnya tidak jalan. Kami memastikan bahwa Aul-Rendi hadir, dan seluruh program Kukar Idaman Terbaik tidak akan berubah,” tegas Rendi.
Debat publik ini menjadi momentum penting untuk memperlihatkan keseriusan dan konsistensi pasangan Aul-Rendi dalam melanjutkan pembangunan Kukar ke arah yang lebih baik melalui program-program unggulan yang telah mereka rancang.(atr/ob1/ef)








