Teks Foto : Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat diwawancarai oleh awak media (Angga/okeborneo.com)
Okeborneo.com,KUTAI KARTANEGARA- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri mengajak generasi muda untuk ikut menjaga dan melestarikan budaya Beseprah sebagai bagian dari identitas masyarakat Kutai Kartanegara.
Pesan tersebut disampaikan Aulia saat menghadiri kegiatan Beseprah. Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budaya daerah.
“Generasi muda harus bersatu dengan budaya ini karena ini adalah identitas kita, identitas Kutai Kartanegara,” ujar Aulia.
Menurutnya, Beseprah tidak hanya memiliki makna sebagai kegiatan makan bersama. Tradisi tersebut juga mengandung berbagai nilai sosial dan budaya yang penting untuk dipahami serta dihayati oleh generasi muda.
Aulia mengapresiasi kehadiran generasi muda dalam kegiatan Beseprah. Menurutnya, partisipasi tersebut menunjukkan adanya perhatian generasi muda terhadap budaya daerah.
“Alhamdulillah kami melihat hari ini juga generasi muda banyak yang ikut dalam acara Beseprah ini,” katanya.
Ia berharap generasi muda tidak hanya mengikuti kegiatan Beseprah, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, tradisi tersebut dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Beseprah ini bukan sekadar makan. Banyak nilai, value yang ada di dalamnya, dan mudah-mudahan kita semua bisa merasakan nilai, value yang ada di dalam Beseprah ini,” ucapnya.
Aulia menegaskan, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan lintas generasi. Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk menghayati dan mengikuti tradisi Beseprah agar tetap menjadi warisan budaya yang terjaga secara turun-temurun.
“Kita berharap juga generasi muda bisa menghayati, bisa mengikuti ini, sehingga ini akan menjadi warisan budaya turun-temurun yang akan terus kita jaga dan kita pertahankan,” pungkasnya.









