Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 29 Mei 2025 16:09 WITA

Camat Samboja Barat: Koperasi Merah Putih Diharapkan Bangkitkan Peran Ekonomi Desa


Camat Samboja Barat, Burhanuddin Perbesar

Camat Samboja Barat, Burhanuddin

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Samboja Barat terus mendorong terbentuknya Koperasi Merah Putih di seluruh wilayahnya, sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Camat Samboja Barat, Burhanuddin, menyampaikan bahwa koperasi ini dirancang untuk menjadi pilar penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Koperasi ini dibentuk karena merupakan instruksi Presiden. Perintah dari Presiden turun ke Gubernur, lalu Bupati, dan akhirnya ke kami di kecamatan sebagai koordinator pembentukan di wilayah masing-masing,” ujar Burhanuddin, Kamis (29/5/2025).

Meski demikian, ia mengakui bahwa hingga kini belum ada penjabaran teknis yang sepenuhnya jelas terkait peruntukan koperasi tersebut. Namun semangat yang dibawa tetap kuat, yakni menghidupkan kembali peran koperasi sebagaimana fungsinya di masa lalu, sebagai soko guru ekonomi masyarakat.

Berbeda dengan pendekatan sebelumnya, pembentukan koperasi kali ini dilakukan terlebih dahulu, baru kemudian akan ditentukan potensi dan jenis usaha yang dikembangkan. “Biasanya kelompok usaha terbentuk dulu, baru koperasi menyusul. Sekarang dibalik. Itu tantangannya. Kami harus berpikir keras agar koperasi ini tidak hanya formalitas, tapi bisa benar-benar produktif,” jelasnya.

Burhanuddin menyebutkan bahwa ide-ide awal untuk jenis usaha koperasi telah mulai digali, di antaranya agen LPG, sektor pariwisata lokal, UMKM, pangan, hingga apotek desa. Namun semua itu masih dalam tahap pemetaan dan penyesuaian dengan karakteristik dan potensi masing-masing wilayah.

Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan koperasi ini nantinya ada pada kemampuan adaptasi terhadap potensi lokal serta keseriusan pengelolaan. “Intinya kita masih menyesuaikan. Harapannya koperasi ini bukan hanya berdiri di atas kertas, tapi mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rahmat Dermawan Usul Pedagang Tahura Direlokasi ke Lahan Pemkab KM 50

30 April 2026 - 19:52 WITA

Pedagang Tahura

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim
Trending di Pemerintahan