Menu

Mode Gelap

DISKOMINFO KUTAI KARTANEGARA · 21 Mei 2024 01:57 WIB

Desa Kedang Ipil bersama Disdikbud Kukar: Menjaga Warisan Budaya di Tengah Arus Modernisasi


 Desa Kedang Ipil bersama Disdikbud Kukar: Menjaga Warisan Budaya di Tengah Arus Modernisasi Perbesar

okeborneo.com, TENGGARONG – Berlokasi di Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Desa Kedang Ipil berdiri sebagai benteng pelestarian warisan budaya tak benda yang telah lama terukir dalam sejarah. Desa ini dikenal dengan warisan budaya tak benda yang telah tersertifikasi, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, seperti Belian Namang, Nutuk Beham, dan Muang, yang menjadi bukti kekayaan tradisi yang dimiliki.

Dengan potensi besar yang ada, Kepala Adat Kedang Ipil, Sartin, menyuarakan tekadnya untuk mendapatkan pengakuan dari pemerintah terhadap wilayahnya sebagai desa masyarakat hukum adat.

“Kami berharap pemerintah dapat menyetujui permohonan kami, sehingga kami dapat melestarikan hutan adat kami,” ucap Sartin setelah pembukaan Festival Budaya Kutai Adat Lawas Nutuk Beham.

Namun, tantangan muncul seiring dengan perkembangan teknologi yang mengubah pola pikir generasi muda, yang cenderung teralihkan dari nilai-nilai tradisi. Sarpin menekankan pentingnya regenerasi dalam melestarikan budaya tak benda.

“Kami ingin memastikan bahwa tradisi yang ada dapat terus dilestarikan oleh generasi muda,” tambahnya.

Sejalan dengan aspirasi tersebut, Kepala Desa Kuspawansyah juga berharap pemerintah dapat mengakui kekayaan budaya tradisional desanya melalui penerbitan SK Bupati.

“Kami ingin Kedang Ipil diakui sebagai masyarakat hukum adat, yang memungkinkan kami untuk menjaga tradisi dan keadilan lokal,” ujarnya.

Upaya ini telah menarik perhatian pengamat budaya, termasuk Awang M Rifani, anggota Panitia Masyarakat Hukum Adat Kukar, yang telah meninjau dan menilai potensi Desa Kedang Ipil.

“Berdasarkan pengamatan kami, desa ini memiliki potensi yang kuat untuk diakui sebagai masyarakat hukum adat. Kami akan memulai proses untuk mendapatkan SK Bupati yang diperlukan,” tutup Rifani.

Dengan semangat yang tak kunjung padam, Desa Kedang Ipil berupaya keras untuk tidak hanya mempertahankan, tetapi juga mengembangkan warisan budaya mereka di tengah gelombang modernisasi yang tak terelakkan.(*/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Masjid Agung Sulaiman Tenggarong Bagikan 2 Ribu Kupon Daging Bagi Masyarakat Tenggarong

19 Juni 2024 - 17:35 WIB

Teks foto : Penyerahan Hewan Kurban oleh Bupati Edi Damansyah (istimewa)

Pemkab Kukar Minta Panitia Kurban Tidak Distribusikan Daging Kurban Dengan Kantong Plastik

18 Juni 2024 - 14:29 WIB

Teks foto : Bupati Edi Damansyah (angga/okeborneo.com)

Pemkab Kukar Gelar Tes Mengaji Bagi Peserta Seleksi Pejabat Tinggi Pratama

15 Juni 2024 - 16:50 WIB

Teks foto : Suasana tes mengaji (angga/okeborneo.com)

Kecamatan Kota Bangun Darat Fokus Pada Infrastruktur Konektivitas

14 Juni 2024 - 19:18 WIB

Teks Foto : Camat Kota Bangun Darat Julkifli (angga/okeborneo.com)

Kecamatan Anggana Terus Fokus Penuhi Kebutuhan Infrastruktur Dasar Masyarakat

13 Juni 2024 - 17:55 WIB

Teks foto : Camat Anggana, Rendra Abadi (angga/okeborneo.com)

Kecamatan Muara Wis Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan Poros Kota Bangun – Muara Wis

10 Juni 2024 - 15:54 WIB

Foto : Camat Muara Wis, Fadhli Annur (Angga/okeborneo.com)
Trending di DISKOMINFO KUTAI KARTANEGARA